Tetra-punya-cerita
Sabtu, 10 Januari 2009
lurus..lurus..harus selalu lurus...
ibarat supir, tak sekalipun aku berusaha menoleh, melirik, atau sekedar melihat dengan sudut mata.
pandanganku lurus kedepan, serius dengan rute jalan lurus dan datar yang aku telusuri..
niatku satu, aku ingin perjalanan ini berakhir dengan selamat. tidak ada kendala, tidak ada yang terluka, dan tidak ada berita duka.
tak pernah aku memperkirakan, seberapa jauh rute perjalanan ini harus aku tempuh...
lurus..harus selalu lurus..
dan, selalu datar...
dengan berlalunya detik, menit, jam, hari, minggu...
jalan lurus ini mulai terasa membosankan.
aku merindukan tikungan.
aku mengharapkan adanya belokan di depan sana yang bisa membuatku sekilas melepaskan pandangan dari rute lurus yang perlahan mulai membuat leherku kaku..
aku mulai butuh adanya tanjakan-tanjakan yang mendebarkan, yang membuat aku harus berpikir, bagaimana caranya untuk selamat sampai dipunjak tanjakan itu, dan dengan mulus akan meluncur turun di jalan landainya.
betapa banyak keindahan dalam perjalanan ini yang aku abaikan selama ini.
aku bisa saja seandainya, melepaskan pandangan sejenak, menikmati hijaunya hamparan rumput, indahnya bunga-bunga.
aku bisa saja seandainya, menangambil rute yang lebih mendebarkan dalam menyelesaikan perjalan panjang ini.
bukan kah nantinya tetap akan berakhir di tujuan yang sama ??
hmm..
pilihan yang menggoda.
tapi bisakah aku menjamin, tak ada kendala, tak ada yang terluka, bahkan tak ada berita duka..??