<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221</id><updated>2011-07-07T18:39:34.412-07:00</updated><title type='text'>Tetra-punya-cerita</title><subtitle type='html'>Blog ini, sangat penting fungsinya. sebagai wadah penumpahan segala rasa. senang, sedih, kecewa, bahagia, bahkan dikala suntuk, marah, mengamuk, menangis karena kecewa berat. pelampiasan rasa, agar tidak berlari liar kemana-mana...
so, this is the true story of my self....!!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-2263854014087037858</id><published>2011-02-24T18:21:00.000-08:00</published><updated>2011-02-24T19:29:39.266-08:00</updated><title type='text'>Terima saja</title><content type='html'>Dear blog...   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengen curhat sebenarnya, tapi tak tau harus memulai dari mana. Memulai dari cerita tentang kecewa, atau mulai saja pas di klimaksnya dimana gue tersedak-sedak menangis ??&lt;br /&gt;Atau harus dimulai dari prolog  tentang kejadian yang membuat hati ini patah, serta luka berdarah ??&lt;br /&gt;Yang pasti curhat ini tidak akan ada air matanya. Dijamin. Karena air mata gw udah kering bersamaan dengan mulai sembuhnya hati yang kemarin patah berdarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kok sepertinya serius sekali masalah nya ?? Siapa yang tega mematahkan hati sampai berdarah itu...??&lt;br /&gt;Bukannya gue terkenal dengan kekerasan hati yang berbanding lurus dengan keras kepala ??&lt;br /&gt;Justru itu, sekarang gue kena batunya. Ternyata hati ini tidak keras, karena buktinya kemarin gue senggugukan menangis cuma karena terluka hatinya. Tuh, hati gue bisa luka. Ternyata lembek sekali hati  ini. Kepala gue pun ternyata berkhianat. Gue pikir 'keras' nya akan mampu membuat gue melengos dan tersenyum sinis saja. Tetapi kepala ini malah memutar ulang semua kejadian sehingga membuat gue pening dan berakibat memunculkan beberapa jerawat bandel di wajah. Dokter kulit langganan pun langsung mendapat point seratus, dengan vonisnya yang membuat gue cuma bisa makin termenung " ibu pasti lagi banyak pikiran"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaa, gue emang berjerawat. Dan ya, vonis dokter itu benar adanya karena gue sedang banyak pikiran. Tapi Itu kemaren-kemaren....!! &lt;br /&gt;Sekarang gue sudah jauh lebih bersih mukanya dari jerawat. Dan sekarang hati gue sudah agak mulai baikan, makanya sekarang bisa bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa cerita sebenarnya..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya begini. Gue 'diberitahukan' oleh seseorang bahwa gue telah berubah. Berubah menjadi sosok manusia sombong dan tidak peduli lagi dengan lingkungan sekitarnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai pernyataan itu datang dari orang lain entah siapa, mungkin gue akan menanggapinya dengan tertawa sinis. Berkata dengan lantang, sombong kata looe..? So what..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ketika pernyataan itu datang dari seseorang yang bahkan demi dia, gue rela meninggalkan anak-anak gue dirumah dengan pembantu, untuk sekedar menemaninya, menyenangkan hatinya, untuk membuat dia merasa, bahwa gue peduli terhadapnya, dan dia memiliki porsi&lt;br /&gt;lumayan besar dari stok rasa sayang di hati gue, efeknya benar-benar menghancurkan hati. Lebih terluka lagi, karena pernyataan nya tersebut, tidak pernah sepintaspun berani menyusup kedalam hati dan pikiran gue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue demam dua hari, setelah menerima 'pernyataan' tersebut. Silakan mau ngatain gue lebay, tapi ya, saking terlukanya hati ini, gue sampai tak berselera makan, tak berselera bercanda dengan anak-anak, dan diakhiri dengan meriang dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di blog ini gue akan membuat pembelaan diri. Bodo amat kalau dianggap tidak penting dan basi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah kalau sekarang, setelah gue 'belajar dan tahu' , gue lebih nyaman dan memilih lebih sering dirumah menghabiskan waktu dengan anak-anak titipan Allah ini, sehingga mengakibatkan gue menjadi malas untuk pergi arisan, hang-out dan sejenisnya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahkah kalau sekarang, setelah gue 'belajar dan tahu' , gue memilih untuk lebih banyak diam daripada berbicara yang tidak perlu ?&lt;br /&gt;Salahkah kalau sekarang, setelah gue 'belajar dan tahu' gue selalu menomer satukan suami di atas segala urusan tetek bengek lainnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untungnya sebelum gue 'belajar dan tahu' , gue sudah diwanti-wanti bahwa, tidak semua orang akan bisa mengerti dan menerima semua proses pembelajaran dan proses merobah diri menjadi lebih baik ini. Sebagian mungkin akan paham dan mengerti, dan banyak yang akan tidak bisa mengerti dan memaki.&lt;br /&gt;Dan, gue kecewa sekali, karena orang yang gue anggap paling mengerti diri gue, ternyata tidak bisa paham, malah memberikan pernyataan yang melukai hati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But, hidup mesti terus berlanjut. Jadi ya, terima saja. Anggap saja itu adalah bagian dari proses pembelajaran. Masih untung ada yang mengingatkan segala dosa diri mumpung masih berada di dunia ini. Jadi masih punya kesempatan untuk bertaubat dan mencuci dosa, sebelum nanti akan dipertanggung jawabkan semua perbuatan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks blog, biarpun gak plong-plong amat setelah curhat, tapi setidaknya, lepas sedikit ganjalan di hati..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-2263854014087037858?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/2263854014087037858/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=2263854014087037858' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2263854014087037858'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2263854014087037858'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2011/02/terima-saja.html' title='Terima saja'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-2445816926580570201</id><published>2010-06-28T01:39:00.000-07:00</published><updated>2011-02-24T21:40:48.579-08:00</updated><title type='text'>Rindu MSG</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Makan di luar. Hal ini yang selalu terfikir kala merencanakan kegiatan apa saja yang akan dilakukan di akhir pekan. Bukan karena tidak bisa masak atau malas, tidak juga karena hasil masakanku kurang enak. Tapi 'makan di luar' selalu menjadi agenda tetap. Hampir menyerupai ritual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilihan tempat makan? bermacam-macam. Dari masakan Sunda yang memang beberapa menunya kadang bikin kangen, masakan Betawi yang bisa bikin kenyang dan puas asal kan makan ditempat yang pas, beragam fast food yang menggoda untuk disantap sesekali, dan juaranya tetap. Masakan Padang.&lt;br /&gt;Sepertinya tak akan habis tempat untuk di datangi di akhir pekan, untuk mengisi jadwal 'makan di luar'. Masakan Padang saja sudah sangat beragam. Nasi dengan menu komplitnya. Satenya. Martabaknya. Sotonya. Sopnya. Lontong sayurnya. Aneka kue tradisionalnya. Lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan dan dimana pun wisata kuliner itu, akhir prosesinya selalu akan keluar satu pujian, ' enak yaaa..'&lt;br /&gt;Padahal menu yang disantap tidak yang aneh-aneh dan luar biasa. Contoh sederhananya semangkuk soto ayam. Semangkuk soto ayam yang disantap di sebuah depot soto, rasanya benar-benar aduhai membelai lidah. Tentu saja kalau depot sotonya yang sudah di rekomendasikan lho ya. Padahal kalau diteliti benar-benar, bumbu dan bahan yang digunakan tidak jauh berbeda dengan bumbu yang biasa digunakan kalau kita membuat soto ayam di rumah. Di bilang karena suasana tempat makannya juga tidak beitu berpengaruh sepertinya. Tak jarang tempat makan yang direkomendasikan enak itu cuma berupa depot kecil berlokasi di gang sempit. Jadi, apanya yang bikin berbeda di lidah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya aku temukan beberapa waktu lalu. Disaat sedang ngiler melihat semangkuk soto mie bogor, yang dihidangkan untuk seorang ibu yang duduk disebelahku, secara tidak sengaja pandanganku jatuh pada mas-mas yang sedang repot menyiapkan semangkuk soto mie untuk diriku sendiri. Alangkah cekatannya dia meracik bahan-bahan matang yang akan diramu dalam semangkuk soto. Pertama mie telurnya, diikuti dengan irisan tomat segar dan kol, tak lama ditambahkan taburan potongan daging empuk yang rasanya gurih, dan dengan cara yang sangat apik, dia memotong-motong risoles yang sangat garing untuk pelengkap, sebelum disirami kuah soto yang panas mengepul. Eeit,..tapi tunggu dulu. Apa itu tadi yang ditambahkan sebelum kuah soto? Bahan berwarna putih mengkilap yang dikucurkan langsung dari plastik kemasannya. Dikucurkan saudara-saudara, bukan ditakar menggunakan sendok kecil atau sejenisnya. Di ulangi ya, dikucurkan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku jadi paham dan nyengir kuda. Sudah hampir 4 tahun aku berhenti menggunakan MSG untuk masakan dirumah. Penyedap masakan ku cuma menggunakan kombinasi sederhana antara sedikit gula dan garam. Bukan tidak enak, tapi rasa masakan yang aku masak di rumah sekarang menjadi nikmat, sehat dan bersahaja. Berbeda dengan rasa semangkuk soto mie bogor yang aku ceritakan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata lidah ini terkadang rindu dengan MSG. Sebuah sensasi rasa yang sebelumnya selalu ada dalam tiap masakanku, yang akhirnya telah aku tinggalkan 4 tahun belakangan ini. Jadi kalau sekali dalam seminggu ada keinginan untuk mencicipi masakan dengan campuran MSG, rasanya tidak akan terlalu berakibat hebat untuk kesehatan lah ya? Tentu saja harus lebih pinter-pinter lagi memilih depot soto mie &lt;br /&gt;bogor. Pilih lah depot soto yang menggunakan takaran sendok kecil dalam memberikan MSG dalam mangkuknya, alih-alih yang dikucurkan langsung dari plastik kemasannya....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-2445816926580570201?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/2445816926580570201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=2445816926580570201' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2445816926580570201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2445816926580570201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2010/06/rindu-msg.html' title='Rindu MSG'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-6651987985965833887</id><published>2010-06-24T15:50:00.000-07:00</published><updated>2010-06-24T17:16:39.593-07:00</updated><title type='text'>Makam, tak lagi horror untukku</title><content type='html'>&lt;div&gt;Kemarin aku dari makam lagi. Banyak yang berubah dari persepsi ku tentang makam, semenjak orang tersayangku dimakamkan. Dulu aku anti ke makam. Bahkan ketika melewati lokasi pemakaman di pinggir jalan, aku akan mengalihkan pandanganku ke tempat lain.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Apakah aku takut ? ya, aku takut. Aku takut memandang, melewati, apalagi mendatangi makam. Mungkin karena selama ini aku belum pernah melewati prosesi pemakaman orang-orang terdekat di keluargaku. Makanya lokasi makam begitu angker untuk ku. Sedikit kampungan sebenarnya. Tapi itu kenyataan nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pengalaman kematian pertama untukku adalah ketika nenek dari suamiku meninggal dunia. Aku ingat betul kejadiannya, ketika anakku Havi masih berumur 4 bulan, mertuaku menyarankan agar kami pulang ke Jambi, karena nenek sedang sakit keras. Kami datang. Dan 2 hari setelah itu, setelah sholat magrib, nenek wafat. Aku tidak bisa tidur semalaman. Di kamar aku menggelung ketakutan dan dicekam rasa ngeri mendengar pelayat yang membacakan surat Yasiin. sampai pagi aku tidak bisa memicingkan mata sekejap pun.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Prosesi besok harinya pun masih horor untukku. Proses memandikan dan mengkafani. Aduuh..aku sungguh merinding-rinding selama prosesi tersebut. Proses penguburannya pun aku tidak menghadiri. Aku memilih menunggu di rumah. Tapi ternyata pilihan menunggu di rumah itu adalah pilihan yang salah, di rumah sendirian dengan properti petugas kafan, masih berserakan diruang tengah, dengan segala sisa sobekan kafan, sisa tali pengikat, serta aroma kapur barus menyengat, benar-benar seperti tema film horror.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Setelah lewat dua minggu pun, kenangan akan kematian dan segala prosesnya tersebut, masih sering mengganggu tidur malamku. Membuat aku semakin sering minta ditemani suami ke dapur kalau magrib sudah lewat. Merepotkan sekali.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pengalaman kematian ke dua untukku, adalah ketika Uak, yang masih dari pihak suamiku meninggal dunia. Pengalaman kedua ini tidak sebegitu menakutkan untukku. Mungkin karena aku sudah pernah melewati yang pertama. Aku bahkan berani menghadiri proses pemakamannya, meskipun tidak berani terlalu mendekat.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Tetapi segalanya berbeda ketika orang yang sangat aku sayangi, harus menjalani semua prosesi itu. Ketika nenekku tersayang yang biasa aku panggil Amak wafat, tak sedikit pun aku menghindar dari semua prosesi nya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Amak meninggal di rumah sakit, setelah 3 hari koma. Aku dikabari kakak ku lewat SMS yang cuma berisikan satu kalimat : "Innalillahi wainna Illahi raji'un"&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Satu kalimat yang rasanya merontokkan jantung, dan meremas-remas hati. Sesak sekali rasanya. Aku spontan menangis sejadi-jadinya. Saran suamiku untuk menunggunya pulang terlebih dahulu biar bisa bersama-sama ke rumah sakit, rasanya bakal se abad lamanya. Aku nekat akan datang sendiri. Tapi kunci mobil mengelepar-gelepar di tangan ku. Bahkan untuk menyalakan mobil pun aku tak kuasa mengarahkan kuncinya. Aku menyerah, dan menelpon Taxi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di Taxi, mungkin hanya tuhan yang tau, apa pikiran si supir Taxi. Aku cuma mampu menyebutkan : "RS. Honoris Pak..!!" , dan selebihnya, aku tenggelam dalam tangisan pilu. Tangisan yang membuat aku tersengal-sengal dan mendapat sodoran tissue dari supir taxi&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Aku mendapati Amak persis seperti hanya sedang tidur. Dengan segala slang yang telah dicopot dari hidung dan mulut, Amak terlihat lebih &lt;em&gt;real&lt;/em&gt; dan terlihat seperti hanya sedang tidur. Badannya pun masih hangat. Aku tidak percaya Amak telah pergi untuk selamanya. Aku merunduk ditempat tidur Amak dan memeluknya. Lamaaaaa...sekali, sampai mamaku mengingatkan bahwa amak akan secepatnya di bawa pulang kerumah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Lepas Ashar Amak baru bisa sampai di rumah. Betapa berbelitnya urusan rumah sakit, bahkan setelah semua tagihannya dilunasi. Dan kembali aku memeluk Amak. Badannya sudah dingin sekarang. Aku tempelkan pipiku ke tangannya yang sudah dingin. Sedih sekali rasanya, karena tangan itu sekarang cuma diam, kaku dan dingin. Jauh dari kenanganku tentang tangan Amak yang hangat dan lembut. Kami semuanya merasa sangat kehilangan. Mama, dan ketiga orang kakak perempuanku mengekspresikan rasa kehilangannya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang memberengut dan marah-marah saja, ada yang diam-diam menangis, bahkan ada yang berusaha melupakan kenyataan bahwa sebenarnya Amak sudah tiada. terserah lah. Aku cuma ingin menghabiskan sebanyaknya waktu yang tersisa untukku, untuk bisa dekat-dekat dengan Amak, sambil lirih berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ikut memandikan dan membantu mengkafani Amak. Dengan segenap rasa sayang, aku menjalani segala ritual tersebut, dipandu oleh seorang ibu paruh baya yang memang berpengalaman dalam penyelenggaraan mayat. Amak sudah rapi dan bersih untuk bersiap pergi, menemui penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa hampa setelah semua prosesi selesai. Seluruh emosi terkuras dengan penyisakan satu perasaan nyeri di hati. Nyeri ngilu kehilangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, setiap aku melewati lokasi pemakaman umum tempat Amak dimakamkan, aku sebisanya berhenti dan turun untuk sekedar melihat makam Amak. Mengucapkan salam dan membacakan doa. Tidak harus kemakam sebenarnya untuk sekedar mengirimkan doa untuk Amak. Tapi dengan berada dekat dengan makam Amak, aku dengan alasan yang tidak jelas, juga merasa berdekatan dengan Amak.&lt;br /&gt;Sendiripun aku berani, tidak harus ditemani...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-6651987985965833887?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/6651987985965833887/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=6651987985965833887' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6651987985965833887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6651987985965833887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/01/makam-tak-lagi-horror-untukku.html' title='Makam, tak lagi horror untukku'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-4892983270448530522</id><published>2009-09-30T17:44:00.000-07:00</published><updated>2009-09-30T18:33:14.904-07:00</updated><title type='text'>Sepertinya aku semakin dewasa  *eheem..!!*</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: lucida grande;"&gt;Menurutku, aku telah semakin dewasa. Makin matang, dan tidak kekanak-kanakan lagi.&lt;br /&gt;Tidak percaya ?? kepingin bukti ??&lt;br /&gt;bagini penjelasannya..&lt;br /&gt;Dulu, masalah pembantu sangat krusial untuk ku. sangat penting keberadaan pembantu untuk ku, sampai mengalahkan pentingnya posisi sarapan pagi. aku tidak bercanda. sungguh-sungguh aku berkata.&lt;br /&gt;di kala pembantu ku menyatakan akan berhenti, aku akan kalang-kabut, panik, cemas luar biasa, dan akan langsung menelpon suamiku, bercerita berkeluh kesah tentang pembantu yang akan berhenti itu, tanpa peduli suamiku sedang meeting, breafing, atau lagi kebelet kencing.&lt;br /&gt;dan mulai lah aku sibuk mencari pengganti, dengan menitip kanan-kiri dan menghubungi beberapa penyalur pembantu.&lt;br /&gt;dan kalau sudah menemukan pengganti yang baru, maka aku dengan egoisnya akan membanding-bandingkan cara dan hasil kerja si pembantu baru, dengan pembantu lama.&lt;br /&gt;dan biasanya, rata-rata kemampuan pembantu baru, di bawah standar pembantu lama, yang akan membuatku bersungut-sungut lama. kembali mengajari pembantu baru cara kerja yang pas dengan standar ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masalah anak lain lagi. entah karena baru merasai mempunyai anak, dan cekak pengalaman, maka masalah proses pemberian makan untuk anakku, merupakan satu masalah besar untuk ku. kalau anak ku mogok makan, maka aku akan uring-uringan seharian. dan kalau sudah begitu, akan merusak mood ku seharian pula.&lt;br /&gt;pokoknya dulu, ini dulu lho ya, kalau pembantuku berhenti, dan anakku kebetulan lagi malas makan, maka aku bangun pagi dengan rasa menanggung berat dua karung beras di bahuku. beraaat..sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sekarang, berbeda sekali. kemarin pembantuku last minutes bilang tidak akan kembali lagi, maka aku dengan santai bilang kesuamiku " Pap, pembantu kita gak kembali lagi nih..!!"&lt;br /&gt;jengkel sih ada sedikit, tapi tidak sampai merusak mood dan marah-marah. semua aku kerjakan sendiri dengan lapang hati. kalau ada yang pernah bilang, aku ini tipe orang yang hanya bisa hidup enak, mereka boleh berkecil hati, karena aku tidak demikian sama sekali.&lt;br /&gt;anakku malas makan, alih-alih panik, sekarang aku bisa mensiasati. tidak mau nasi, kenapa tidak diganti setangkup roti ??&lt;br /&gt;hubunganku dengan suami pun tidak sering memanas lagi. disamping karena suamiku biasanya lebih rela mengalah dari pada meladeni aku bersahut-sahutan, tapi sekarang aku lebih bisa mengontrol emosi.&lt;br /&gt;makin bisa meredam gejolak-gejolak emosi yang kadang-kadang kalau dipikir tidak perlu ada sama sekali.&lt;br /&gt;jadi,..ya..!! aku telah semakin dewasa. terima kasih untuk suamiku tersayang yang sudah dengan sabar menemani hari-hariku, dan dengan penuh sayang mengajari aku menjalani kehidupan berumah tangga ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Papap, kalau kamu selama ini mungkin bertanya-tanya dalam hati seberapa besarkah rasa sayang yang ada di hatiku untuk kamu,...&lt;br /&gt;jawabannya...&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selatus tliyun...!! *mengutip jawaban Zora kalau ditanya berasa jumlah sayangnya*&lt;br /&gt;hahahahahaha..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-4892983270448530522?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/4892983270448530522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=4892983270448530522' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4892983270448530522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4892983270448530522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/09/sepertinya-aku-semakin-dewasa-eheem.html' title='Sepertinya aku semakin dewasa  *eheem..!!*'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-4541841389295116685</id><published>2009-08-03T00:47:00.000-07:00</published><updated>2009-08-03T00:49:07.997-07:00</updated><title type='text'>Pokoknya gak mau kalo jadi kayak kelabang...</title><content type='html'>Sudah hampir satu tahun ini suamiku begitu konsisten menjaga postur tubuhnya. Body nya yang biasa tambun berisi, sekarang telah berubah menjadi semampai, tanpa digayuti lemak di sana-sini. Bayangkan saja, bobotnya yang dulu mencapai 84 kg, sekarang telah mengecil menjadi 69 kg. Bobot badan 69 kg berbanding dengan tinggi badan 171 cm, benar-benar proporsional. Lemak menyingkir, digantikan oleh otot. Banyak yang tercengang melihat perubahan pada suamiku, tetangga dan teman-teman dekat di kompleks diam-diam bertanya dengan sopan, seperti ini “mbak Tetra, mas Harry abis sakit ya? Kok jadi kurus begitu..?“&lt;br /&gt;Teman-teman satu kantor suamiku pun bertanya-tanya. Dari pertanyaan yang sopan seperti “waah..lu berubah banget, rahasianya apa nih..?“, sampai pernyataan berbau menuduh yang menjengkelkan seperti “Perut lu rata sekarang, lu sedot lemak ya ?“ maka dengan sabarnya suamiku akan menjawab seperti ini “pokoknya, rahasia nya rajin olah raga dan jaga makan..!!“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ya, memang tidak ada yang dimanipulasi dengan perubahan bobot suamiku. Semuanya berkat usahanya yang kencang olah raga di Gym dari Senin sampai Jumat, Tenis Sabtu dan Minggu, dan yang paling hit, dia ketat menjaga asupan makanannya. Dibandingkan dengan dulu, dia tidak akan berfikir panjang untuk melahap dua porsi mie goreng instan plus telur ceplok untuk sarapan, sekarang dia menggantinya dengan setangkup roti gandum plus selai dan sebutir apel. pesanan dua porsi sekaligus sate padang dan nasi goreng kambing porsi jumbo untuk makan siang, digantikan dengan nasi beras merah porsi kecil dengan dua potong ayam bakar plus sayuran. Selanjutnya dia selalu skip makan malam. Mencengangkan keteguhan niatnya dalam mengatur asupan makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal dulu alangkah susahnya aku merayu-rayu dia untuk menurunkan bobotnya sekedar untuk alasan kesehatan. Setiap hasil medical check up nya keluar dengan hasil yang menunjukan kolesterol tinggi, aku akan selalu mewanti-wanti dia untuk berusaha merubah pola makan. Tapi dia bergeming.&lt;br /&gt;Seingatku, dulu aku pernah membandingkan dia dengan Anjasmara dan Fery Salim. Dulu aku selalu  menyindir perutnya yang buncit. “ kamu contoh dong Pap, Anjasmara atau Fery Salim.., mereka biar sudah berumur, tapi perutnya masih rata..!” dan dengan cueknya suamiku menjawab begini “ meraka kan artis Mam, itu modal meraka berperut rata, aku kan bukan artis..!” kalau sudah menjawab begitu biasanya aku akan menjadi jengkel, dan tidak berusaha lagi menyuruhnya menurunkan bobot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik balik perubahan pola hidup suamiku, ternyata dipacu oleh hal yang sangat sederhana. Masalah simpel saja. Ketika berniat membeli jins, bahkan nomer jins terbesar pun tidak cukup melekat di perut buncitnya. Dari sana dia mulai frustasi. Dan setiap sindiran dari ku merupakan pecut pemicu semangatnya. “ umur segini aja udah gak ada jins yang muat, gimana kalau nanti kamu udah opa-opa ya Pap..?” hahaha umpan sudah mengena. Tinggal bagaimana tarik ulur pancingnya biar target tertangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dimulai lah hari-hari disiplin semenjak itu. Untuk makan siang suamiku selalu meminta dibekali dari rumah, agar menu sehat sempurnanya terjaga. Di Gym pun dia mulai membuat catatan progress yang grafiknya meningkat. Dan satu hari sepulang dari travel, suamiku membawa pulang majalah body builder. Isinya gambar-gambar lelaki berbadan kekar, dengan tonjolan otot dimana-mana, berperut tidak Cuma rata, tapi serupa cetakan-cetakan empat persegi yang sama rata masing-masing tiga cetakan disetiap sisinya. Six pack istilah kerennya. Setiap lembar majalah ada penjelasan latihan yang harus diikuti, work out 1 – work out 4, begitu seterusnya.&lt;br /&gt;Aku jadi meringis. Dari dulu aku tidak pernah menyukai lelaki berotot serupa itu. Untuk mataku, mereka seperti kelabang. Berkotak-kotak persegi. Tidak ada bagusnya. Tidak indah sama sekali. Maaf Ade Ray, bukan bermaksud mencela, tapi ini masalah selera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku pun protes. Aku tidak sudi suamiku nanti menjelma menjadi manusia kelabang. Tidak rela sama sekali kalau nanti tubuhnya yang biasa empuk aku peluk, menjadi liat berotot dan berkotak-kotak.. Suamiku terkekeh-kekeh saja menanggapi protes sengitku. “ jangan khawatir Mam, gak bakal aku bisa kayak kelabang seperti meraka, aku Cuma mau meniru latihan untuk perut saja, biar lemak yang sudah menahun diperutku, setidaknya bisa sedikit berubah menjadi otot.”&lt;br /&gt;Jadilah setiap sore suamiku akan memelototi majalah sambil meniru excercise yang disarankan disana. So far, belum ada indikasi postur suamiku akan berubah menyerupai kelabang. Setelah aku baca pun, ternyata dibutuhkan suplement khusus yang akan memicu pembentukan tonjolan-tonjolan otot dibagian tubuh yang di inginkan. Minimal target untuk hidup sehat, telah berhasil dicapai suamiku, tapi dengan syarat mutlak dariku, tidak mau kalo jadinya seperti kelabang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-4541841389295116685?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/4541841389295116685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=4541841389295116685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4541841389295116685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4541841389295116685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/08/pokoknya-gak-mau-kalo-jadi-kayak.html' title='Pokoknya gak mau kalo jadi kayak kelabang...'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-3317617006828623917</id><published>2009-06-28T22:57:00.000-07:00</published><updated>2009-06-28T23:05:05.061-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;aku rindu blog ini. teramat rindu. sekian bulan aku tak pernah membuka, apalagi menambah postingnya. waktu ku habis untuk hal-hal remeh temeh yang sama sekali tidak penting, seperti up date status di facebook, chatting, bahkan tidur siang berlama-lama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;terlalu sia-sia sebenarnya.&lt;br /&gt;padahal aku punya segudang cerita yang menuntut untuk ditumpahkan dalam sebuah file, dan di posting di blog ini.&lt;br /&gt;semua cerita boleh bersabar dulu.&lt;br /&gt;sekarang kangen-kangen dulu sama blog nya...&lt;br /&gt;miss you so much..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-3317617006828623917?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/3317617006828623917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=3317617006828623917' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3317617006828623917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3317617006828623917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/06/aku-rindu-blog-ini.html' title=''/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-3700414010411766685</id><published>2009-04-20T17:47:00.000-07:00</published><updated>2009-04-20T19:05:10.669-07:00</updated><title type='text'>Seberapa baik kah diri mu ??</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu, sebuah peristiwa menyadarkan aku bahwa sebagai manusia, aku belum ada apa-apanya. kosong. &lt;em&gt;totally blank&lt;/em&gt;. kalau ada yang pernah bilang bahwa aku baik, &lt;em&gt;nice person&lt;/em&gt;, sepertinya mereka harus berpikir kembali dengan pernyataan mereka tersebut. &lt;em&gt;I'm nothing&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;secara pribadi pun, sebenarnya aku tidak pernah berfikir bahwa aku baik,  tapi bukan orang jahat, itu jelas. defenisi baik dan jahat pun sekarang menjadi rancu untukku.&lt;br /&gt;apa sih sebenarnya defenisi orang baik ? orang yang ramah dengan tetangga kah ? atau orang yang ringan tangan membantu sesama ? atau mungkin orang yang selalu memberikan pertolangan disaat orang lain membutuhkan? aku tidak akan menuliskan kategori rajin sedekah, atau giat berinfak disini, karena untuk kategori itu cuma Allah yang bisa menimbang kadarnya.&lt;br /&gt;tapi untuk tiga poin teratas, aku sama sekali tidak berada di dalam kategorinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan tetangga hubunganku biasa saja. tidak cuek, tapi tidak juga terlalu ramah-ramah amat. menyapa bila berpapasan, atau minimal tersenyum bila ada yang kebetulan bertatapan mata. malah kadang-kadang aku menghindari keadaan dimana opa tetangga sebelah kiri rumahku, hendak bercakap-cakap ringan denganku. bukan apa-apa, cuma saja, opa itu kalau mengajak bercakap-cakap lamaaaa..sekali. susah menghentikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ringan tangan membantu sesama pun, sepertinya standar saja. kalau kebetulan ada yang secara khusus minta pertolongan, dan aku bisa, maka aku akan bantu. aku tidak pernah secara khusus dan inisiatif sendiri menjadi relawan pengumpul dana di komplek perumahanku untuk membantu korban bencana misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;poin ketiga ini yang beberapa hari yang lalu menyadarkan bahwa aku belum ada apa-apanya. apakah aku tipe orang yang selalu memberikan pertolongan disaat orang lain membutuhkannya ? jawabannya bukan.&lt;br /&gt;begini penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;beberapa hari yang lalu, begitu aku berbelok keluar pagar kompleks, pandanganku langsung tertuju pada genangan kuning dijalan. genangan itu ternyata disebabkan oleh berpuluh-puluh telur yang pecah, berserakan dijalan. tidak jauh dari sana, aku melihat seorang bapak termenung dengan paras pias.  sepeda motornya yang sarat dipenuhi berpeti-peti telur terparkir disebelahnya. dengan asumsi bahwa tidak ada orang lain bersama bapak tersebut, maka aku simpulkan kejadian yang menyebabkan jatuhnya beberapa peti telur dari sepeda motor bapak itu, disebabkan oleh kelalaiannya sendiri. aku kasihan. aku melambatkan jalan mobil, dan parkir agak didepan. aku bingung. aku ingin sekali menolong, tapi tidak tahu bagaimana caranya. bapak itu pemijit-mijit pelipisnya. mungkin dia sendiri juga bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku makin kasihan dan makin bingung. terlintas fikiran untuk turun menghampiri, tapi bingung mau berbuat apa. hati kecilku bilang " beri saja uang ala kadarnya, siapa tau bisa meringankan.."&lt;br /&gt;tapi aku takut membayangkan reaksi si bapak itu nanti, kalau tiba-tiba aku hampiri dan menyodorkan uang &lt;em&gt;let's say&lt;/em&gt; lima puluh ribu, sembari berkata " pak, saya turut prihatin, ini sekedar dari saya, semoga bisa sedikit membantu.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lima menit aku diam dimobil. menimbang-nimbang. tapi akhirnya aku berlalu. dengan alasan aku takut menghadapi reaksi si bapak aku sodori uang, makanya aku pun berlalu pergi. pengecut ? tidak perperasaan ? tidak peduli kesulitan orang ? ya..ya.. terserah mau meng &lt;em&gt;judge&lt;/em&gt; aku seperti apa. dimobil aku berfikir kembali. kalau saja tadi aku mengikuti kata hatiku untuk turun dan menghampiri, mungkin rasa bersalah tidak akan terlalu sebesar ini. kalau berandai-andai ada tiga orang saja ibu-ibu yang kebetulan lewat dan melihat serta berfikiran seperti aku, dan melaksanakan niat nya untuk membantu, mungkin si bapak itu akan terbantu. tapi aku memutuskan berlalu. dengan alasan yang kalau aku fikirkan sekarang, sungguh memalukan. takut. takut menghadapi reaksi dan penerimaan si bapak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;so&lt;/em&gt;, masih berfikiran aku baik ? &lt;em&gt;nice person&lt;/em&gt; ? god,...aku jauh dari kategori itu...!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-3700414010411766685?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/3700414010411766685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=3700414010411766685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3700414010411766685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3700414010411766685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/04/seberapa-baik-kah-diri-mu.html' title='Seberapa baik kah diri mu ??'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7574954061258195946</id><published>2009-04-15T05:09:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T05:46:39.896-07:00</updated><title type='text'>Susahnya Fiksi</title><content type='html'>Dengan alasan sedang belajar membuat tulisan fiksi, blog ku ini terbengkalai sekian lama. banyak yang bertanya "Tet, kok ngga up-date blog lagi..?" jawabannya ya itu tadi. sedang belajar membuat cerita fiksi.&lt;br /&gt;ternyata sulit sekali membuat cerita fiksi. salut untuk Agatha Christie dengan misteri berbelit-belit dalam novel-novelnya. sepertinya aku yang kurang punya imajinasi. Imajinasiku, tak pernah jauh-jauh dari diri sendiri dan teman-teman. dan aku sangat yakin sekali, kalaupun semisalnya nanti aku telah berhasil menuliskan sebuah cerita fiksi,  teman-temanku akan dengan mudah menebak tokoh-tokoh di dalamnya, terinspirasikan oleh siapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu hari aku mendapat ide cerita yang menurutku seru sekali. berlembar-lembar telah berhasil aku tulis, tetapi tiba-tiba macet total, berhenti ditengah jalan. entah apa sebabnya, tiba-tiba kalimat-kalimat yang biasanya meluncur mulus melalui tuts keyboard, tiba-tiba mandeg dan benar-benar tidak bisa berlanjut lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku menyerah untuk ide cerita yang satu itu. biarlah berlembar-lembar fiksi yang tak jadi itu menjadi penghuni file "mama's document", sebagai pengingat bahwa itulah ide pertamaku untuk sebuah cerita fiksi. tapi aku tidak menyerah untuk ide-ide cerita yang lain. mungkin karena aku terlalu memikirkan bahwa aku sedang membuat cerita fiksi, makanya imajinasiku mampet, sama seperti perasaan dimana di saat kita sedang diburu-buru waktu, maka rasanya waktu akan berasa terbang dengan cepatnya. macet terasa menjadi semakin lama, bahkan lampu merah di perampatan jalanpun akan terasa semakin lamban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin intinya cuma harus lebih fokus. lebih fokus dalam menulis. jeleknya, keingananku menulis, biasanya menggebu-gebu disaat suasana hati sedang terganggu. kalau hati sedang kacau, rasanya tubuh dan perasaanku diambil alih paksa oleh seorang pujangga nyasar, yang akan membuatku menuliskan berlembar-lembar cerita dengan sangat mudahnya. kalimat-kalimat akan mengalir dengan lancar, bahkan tanpa perlu berhenti untuk berfikir sejenak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya..ya..mungkin perlu waktu. butuh moment dalam peralihan dari menulis berdasarkan isi hati, menjadi tulisan yang penuh imajinasi. wish me luck guys..&lt;br /&gt;siapa tau, suatu saat nanti, dikala kalian sedang berjalan-jalan di toko buku kalian akan menemukan sebuah buku yang di karang oleh seseorang yang namanya sangat familiar...&lt;br /&gt;hahaha boleh dong menghayal duluan..??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7574954061258195946?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7574954061258195946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7574954061258195946' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7574954061258195946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7574954061258195946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/04/susahnya-fiksi.html' title='Susahnya Fiksi'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-603818796674002400</id><published>2009-01-10T16:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T17:00:05.784-08:00</updated><title type='text'>lurus..lurus..harus selalu lurus...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;Lurus..lurus..jalanku selama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;ibarat supir, tak sekalipun aku berusaha menoleh, melirik, atau sekedar melihat dengan sudut mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;pandanganku lurus kedepan, serius dengan rute jalan lurus dan datar yang aku telusuri..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;niatku satu, aku ingin perjalanan ini berakhir dengan selamat. tidak ada kendala, tidak ada yang terluka, dan tidak ada berita duka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;tak pernah aku memperkirakan, seberapa jauh rute perjalanan ini harus aku tempuh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;lurus..harus selalu lurus..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;dan, selalu datar...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;dengan berlalunya detik, menit, jam, hari, minggu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;jalan lurus ini mulai terasa membosankan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;aku merindukan tikungan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;aku mengharapkan adanya belokan di depan sana yang bisa membuatku sekilas melepaskan pandangan dari rute lurus yang perlahan mulai membuat leherku kaku..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;aku mulai butuh adanya tanjakan-tanjakan yang mendebarkan, yang membuat aku harus berpikir, bagaimana caranya untuk selamat sampai dipunjak tanjakan itu, dan dengan mulus akan meluncur turun di jalan landainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;betapa banyak keindahan dalam perjalanan ini yang aku abaikan selama ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;aku bisa saja seandainya, melepaskan pandangan sejenak, menikmati hijaunya hamparan rumput, indahnya bunga-bunga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;aku bisa saja seandainya, menangambil rute yang lebih mendebarkan dalam menyelesaikan perjalan panjang ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;bukan kah nantinya tetap akan berakhir di tujuan yang sama ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;hmm..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;pilihan yang menggoda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;tapi bisakah aku menjamin, tak ada kendala, tak ada yang terluka, bahkan tak ada berita duka..??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Courier New;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-603818796674002400?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/603818796674002400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=603818796674002400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/603818796674002400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/603818796674002400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2009/01/luruslurusharus-selalu-lurus.html' title='lurus..lurus..harus selalu lurus...'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-1592307923915290885</id><published>2008-12-19T01:04:00.000-08:00</published><updated>2008-12-19T01:20:33.320-08:00</updated><title type='text'>As Happy As We Can...</title><content type='html'>Siang ini ku dapat kiriman surat lagi dari bank Lippo. Surat pemberitahuan kenaikan suku bunga pinjaman KPR. Bukan main, ini sudah kali ke tiganya kenaikan suku bunga dalam empat bulan terakhir. Mau tau berapa tingkat suku bunganya sekarang ? 16.4 % saja. Bukan main. Melonjak drastis 2% dari bulan kemarin. Dan suamiku kalau aku beritahukan pasti akan langsung mencak-mencak protes menelpon bank yang bersangkutan. Bukan main. Dan sudah tiga kali juga aku menyuarakan bukan main.&lt;br /&gt;Ini lah imbas krisis. Alhamdulillah, aku Cuma merasakan imbasnya lewat kenaikan suku bunga KPR saja. Aku masih diberi banyak kemudahan dan kesenangan oleh Allah. Alhamdulillah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan untuk turut bersimpati dengan segala imbas dari krisis, aku dan suamiku bertekat untuk lebih arif dalam membelanjakan uang. Setelah di telaah, tidak ada post pengeluaran yang bisa direvisi kecuali pengeluaran untuk entertainment. Kasarnya, kami harus mengurangi biaya hura-hura. Dan telunjuk pun mengarah pada kening kami berdua. Karena kesenangan anak-anak harus lebih utama. Mulai lah kami membuat daftar di kepala masing-masing hal apa saja yang harus di rem dan di kurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nongkrong di starbuck harus di kurangi“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acungan jempol setuju dari aku dan suami...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kurangi kebiasaan menyambangi restoran baru, yang kebanyakan bikin kecewa, karena rasa tidak sepadan dengan harga“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ajungan jempol antusias dari aku, yang diikuti dengan acungan jempol setengah hati dari suamiku...&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(karena untuk point ini telunjuk khusus menunjuk ke keningnya)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kurangi belanja yang tidak perlu, harus di bedakan antara berbelanja karena butuh atau sekedar kepengen beli“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;acungan jempol super semangat dari suamiku, dan terpaksa aku ikuti dengan ogah-ogahan..&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(telunjuk beralih ke jidatku)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;tapi, biarpun kami telah sepakat untuk arif dan bijaksana dalam pengeluaran, tetap saja implementasinya susah luar biasa.&lt;br /&gt;Seringkali di malam-malam yang garing, di mana tidak ada acara TV yang seru sedangkan mata belum mengantuk, kami akhirnya nongkrong di starbuck sambil tersenyum-senyum berdua karena telah mengkhianati kesepakatan bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan malas memasak, sering kami akhirnya makan malam di luar, di tempat yang lumayan &lt;em&gt;cozy&lt;/em&gt;, sekedar ganti suasana. Dan tak sadar menghabiskan uang cukup besar untuk biaya makan seminggu.&lt;br /&gt;Dan kami akan tertawa-tawa karena telah kembali berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jarang, dikala sedang iseng sekedar jalan-jalan, tiba-tiba aku menemukan tas branded yang di diskon setengah harga, sehingga rasanya rugi sekali kalau tidak di beli. maka suamiku dengan baik hati akan berkata seperti ini : &lt;em&gt;“beli aja mam, gak tiap hari nemu yang begini..“&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dan kami akan terpingkal-pingkal karena mengulangi kembali pengkhianatan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan rentetan pengkhianatan yang telah kami lakukan tanpa sedikitpun merasa bersalah itu, akhirnya kami sepakat untuk merombak semua kesepakatan. masa bodoh dengan segala imbas krisis. Hidup Cuma sekali, dan kalau bisa mengisi dan menjalani hidup dengan hal yang membahagiakan dengan pasangan dan anak-anak.., kenapa ribut sok berpartisipasi segala dengan krisis ??&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Selfish&lt;/em&gt; sekali memang, tapi kami ingin hidup &lt;em&gt;as happy as we can...!!&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-1592307923915290885?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/1592307923915290885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=1592307923915290885' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1592307923915290885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1592307923915290885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/12/as-happy-as-we-can.html' title='As Happy As We Can...'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7109844936011135832</id><published>2008-12-09T05:43:00.000-08:00</published><updated>2008-12-09T05:48:59.637-08:00</updated><title type='text'>twilight</title><content type='html'>Dengan asumsi aku belum pernah membaca novelnya, maka film twilight prediketnya untukku bagus banget. Film yang sexy sekaligus romantis abis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar tema percintaan ABG nya, diluar setting film yang teenager banget, tapi tema cinta yang ditekan kan di film itu dalam banget. Mencintai tanpa syarat. Itu yang membuat film nya menjadi sexy dan romantis. Menurut aku pribadi lho ya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa cinta memang tanpa syarat. Tidak mengenal perbedaan umur, waktu, bahkan martabat. Rasa cinta bisa hadir kedalam hati siapa saja, bahkan kedalam hati seorang vampir sekalipun....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah percintaan manusia dan vampir yang absurb, ganjil dan mengharukan.&lt;br /&gt;Aku sangat tersentuh pada adegan dimana Edward sang vampir hampir tidak bisa membedakan antara keinginan untuk bercinta atau untuk memangsa kekasihnya, Isabella.&lt;br /&gt;Memilukan, ganjil, sekaligus mengharukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm,&lt;br /&gt;Pengen jadi ABG lagi..&lt;br /&gt;Pap..!! make me falling in love again donk..!!&lt;br /&gt;hahaha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7109844936011135832?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7109844936011135832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7109844936011135832' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7109844936011135832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7109844936011135832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/12/twilight.html' title='twilight'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-6789942006681991256</id><published>2008-12-06T06:24:00.000-08:00</published><updated>2008-12-06T06:35:40.013-08:00</updated><title type='text'>Kisah Perjalanan Cinta</title><content type='html'>Kalau mau ngomongin masalah cinta, entah kenapa, bukan GR atau besar kepala, banyak teman lelakiku yang suka dan tergila-gila kepadaku. Seingatku, banyak sekali di antara mereka yang akhirnya menyatakan cinta, setelah sebelumnya dengan yakin berkata, bahwa kami hanya akan berteman biasa saja. Entah apa sebabnya. Padahal menurutku, aku tidak terlalu istimewa. Mukaku biasa saja, kelebihannya mungkin bisa di kategorikan sedikit manis. Apalagi kalau masalah postur, dengan tinggi yang tidak mencapai 155cm, bobot rata-rata 44 kg, apa istimewanya ?&lt;br /&gt;Biarpun aku tidak istimewa, tetapi aku banyak menyimpan cerita istimewa tentang perjalan kisah cintaku tersebut. Mau tau kisah-kisah istimewa itu ? nah, aku akan pilihkan beberapa kisah yang berkesan dan sampai sekarang aku masih ingat detail kejadiannya. Dan kalian, harus duduk manis mendengarkan nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingatku, pertama kali aku kenal dengan istilah naksir-naksiran, itu ketika aku berada di kelas 5 Sekolah Dasar. Pada saat itu, aku selalu di buat tersipu malu oleh temanku, yang selalu menyampaikan salam dari seorang kakak kelas yang praktis, masih kelas 6 Sekolah Dasar. Setiap hari temanku itu bekata : “Tet, dapat salam tuh, dari...., bagaimana ??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(nama nya gak usah di sebut kali ya, takut nanti suamiku protes, dan meminta untuk post cerita ini di delete :))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;waktu itu di tanya “bagaimana ?” ya terus terang aku bingung mau menjawab apa. Ya bagaimana dong ??.&lt;br /&gt;mungkin karena aku bingung, beberapa hari kemudian, temanku itu menyampaikan sepucuk surat dari kakak kelasku tersebut. Sepucuk surat yang aku ingat betul bersampul biru dan beraroma wangi. Ternyata, nasib surat itu menjadi surat cintaku yang pertama. Isinya aku sudah lupa, tetapi garis besarnya standar lah, tentang dia yang suka ke aku, dia yang tiba-tiba jadi gugup kalau bertemu aku, dan pertanyaan klise diakhir surat yang bertanya, mau kah aku menjadi pacar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat moment itu aku sampai sekarang masih tertawa sendiri. Kelas 5 Sekolah Dasar, aku kalau makan masih disuapi ibuku, rambutku yang panjang, masih disisiri ibuku, bahkan seingatku aku masih sering main kuda-kudaan dengan ayahku. Dan, tiba-tiba ada yang menawarkan diri untuk menjadi pacarku ? aku sungguh tidak siap sama sekali. Blingsatan jadinya.&lt;br /&gt;Tetapi aku menyikapinya dengan cukup dewasa pada waktu itu. Suratnya aku buang di jalan dengan terlebih dahulu merobek-robeknya menjadi serpihan kecil, sehingga tidak bakal terbaca oleh siapapun. Dan kalau aku berpapasan di jalan dengan kakak kelasku itu, maka aku akan berlagak seolah-olah tidak pernah ada kejadian istimewa antara kami.Cukup dewasa bukan ? untuk ukuran anak kelas 5 Sekolah Dasar ? haha..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi peristiwa aku dapat surat cinta itu, berpengaruh pada perangaiku dirumah. Aku sudah tidak mau lagi disuapi kalau makan. Aku pun selalu menolak kalau ayahku mengajak main kuda-kudaan. Perasaanku waktu itu, bagaimana ya ?? sudah dapat surat cinta gitu loh, masa makan masih disuapi ?? jadi aku putuskan, sudah tidak waktunya lagi untuk main kuda-kudaan atau makan disuapi. Hmm..pengaruhnya positif juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kedua yang juga menarik, terjadi waktu aku kelas 1 SMP.&lt;br /&gt;Masih dengan kakak kelas, yang kebetulan ayahnya adalah sahabat dekat ayahku. Persisnya kapan dia mulai suka, aku sudah tidak ingat, tetapi yang pasti, dia bercerita kepada orang tuanya bahwa dia suka kepadaku. Dan jadilah kami bahan olok-olokan para orang tua sampai beberapa bulan kedepan. Aku sampai dipanggil dengan sebutan menantu oleh ibunya pada waktu itu. Maluu..sekali. dan aku marah sekali pada anaknya, yang dengan nekat juga mengirimiku surat cinta. Tapi saking marahnya, begitu surat itu disampaikan padaku, aku baca, dan langsung aku kembalikan kepadanya. Besoknya dia mengirimkan surat ke dua. Isinya singkat saja, Cuma berisikan satu kalimat tanya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi bagaimana jawabannya..??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal seingatku isi suratnya yang pertama bagus sekali. Ditulis dengan bahasa tingkat tinggi, yang menceritakan betapa dia sangat menyukai bunga mawar, dan aku di matanya, bagaikan sekuntum bunga mawar yang baru mekar. Baguskan ? berkelas sekali bahasanya. Tapi ya, karena aku sudah terlanjur marah duluan, maka sebagus apapun isi surat yang mungkin ditulisnya dengan merenung terlebih dahulu di tengah malam buta, sudah tidak berpengaruh untukku. Dan panggilan menantu dari ibunya harus aku tanggungkan sampai aku menginjak kelas 1 SMA. Betapa lamanya, membuat para orang tua itu lupa dengan kisah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki kelas 2 SMP, kisahku, sudah mulai mengacaukan memori. Ehm..lumayan banyak yang naksir soalnya. Tapi ada satu kisah yang benar-benar membuatku ketakutan setengah mati, sampai rasanya aku takut untuk datang kesekolah.&lt;br /&gt;Masih berurusan dengan kakak kelas. Aku sama sekali lupa siapa namanya, Tapi dia menunjukkan rasa sukanya kepadaku dengan cara yang amat sangat mengerikan untukku. Kalau dia melihatku, maka dia akan selalu ingin mendekati, dan selalu berkeinginan besar untuk menyentuhku. Dan kalau aku buru-buru menghindar, maka dia tidak akan segan-segan mengejarku. Sungguh menakutkan. Mungkin dia agak “sakit”, sehingga berkelakuan seperti itu. Teror itu baru berakhir, setelah aku bercerita kepada kakakku, yang langsung mendatangi sekolahku untuk melaporkan kejadiannya kepada guru yang berwenang. Fiuh..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, di masa SMP dimana teman-temanku sudah banyak yang mulai pacaran, aku sama sekali tidak berminat untuk menyerahkan diri, menjadi pacar seseorang pada saat itu. Entah kenapa. Penasaran ingin merasakan bagaimana rasanya pacaran pun tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki masa SMA, banyak sekali kisah yang menyangkut perjalanan kisah cintaku. Tapi Aku pilihkan saja dua diantaranya, yang benar-benar berkesan.&lt;br /&gt;Kisah pertama, tentang aku yang ditaksir setengah mati oleh seseorang. Demikian menggebunya dia dengan perasaan sukanya, sehingga secara tidak dia dasar, dia sudah seperti bayangan pada tubuhku. Selalu ada di dekatku, membayangi kemana pun langkahku. tapi anehnya, tidak sekalipun dia berani menyatakan rasa suka, cinta, atau apalah istilahnya. Dia hanya selalu berada di dekatku, diam-diam memandangiku dengan lidahnya yang kelu. Mungkin semua kata-kata yang sudah dilatih dan dihafalkan untuk penyampaian rasa suka, tertahan di tenggorokannya. Herannya, kenapa dia tidak berfikiran untuk menuliskannya dalam sebuah surat?. mungkin waktu itu sudah tidak jamannya lagi menulis surat cinta, sehingga dia hanya bisa tersenyum-senyum konyol kalau berada di dekatku. Dan naasnya, dengan adanya dia selalu di dekatku, secara tidak langsung, memberikan gambaran bahwa dia lah pacarku. Jengkel setengah mati aku dibuatnya. Padahal, waktu itu aku sebenarnya diam-diam menyukai seseorang. Nah ini kisah keduanya.&lt;br /&gt;Ya, diam-diam aku menyukai seseorang.Teman seangkatan persisnya. Tragisnya, seseorang itu sama sekali tidak menunjukkan tanda sedikitpun kalau dia juga menaruh perhatian kepadaku. Justru karena itu aku makin penasaran kepadanya. Segala macam bentuk cari perhatian di depannya sudah aku lakoni. seperti lebih genit mendandani rambut, lebih semangat berbicara kalau kebetulan dia melintas, sampai pura-pura mengajukan pertanyaan yang tidak penting pun sudah aku lakukan. Tapi, reaksinya datar saja. Malah cenderung cepat-cepat menghindar kalau aku dekati. Dan aku menyalahkan “bayanganku” tadi, yang menjadi penyebab itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai masa SMA, makin beragam kisah cintaku. Tapi ada satu kisah yang khusus, yang layak diceritakan disini. Waktu itu, di semester tiga masa perkuliahanku, aku membuat suatu keputusan besar dalam hidupku. Aku memutuskan untuk berkerudung. Aku ingat betul kejadiannya. Pas pada tanggal 7 September 1994, aku datang ke kampus dengan memakai kerudung, yang sangat jelas masih janggal terpasang di kepalaku. Teman seangkatanku melongo melihat perubahan pada dandananku. Cengo’ kalo bahasa sundanya. Aku yang biasanya cuek dengan dandanan, merasa santai dengan celana pendek dan rok mini, akhirnya mendapat hidayah dan pencerahan dengan memakai kerudung.&lt;br /&gt;Kerudung ini juga yang membuat seseorang yang tadinya berusaha mendekatiku dengan gaya santai, merubah drastis pendekatannya kepada hal yang agak agamis, yang terakhir aku sadari itu Cuma sebuah taktik palsu darinya. Tapi pada saat itu, aku tergoda untuk membuka hati untuknya, ehem...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, kisah itu tidak berakhir happy ending. Penasaran kenapa? Begini ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal pergaulan teman-teman di kampusku, ya seperti gaulnya anak-anak Bandung kebanyakan. Terlalu “ramah”, untukku yang berasal dari kota kecil yang sangat keras adab sopan santunnya. Singkatnya, sore itu aku diajak jalan oleh sang pujaan hati. statusnya masih sebagai teman waktu itu, belum ada komitmen dan pernyataan apapun tentang hubungan kita. So, kalau tidak salah aku dan dia jalan ke sebuah mall. Masalah mulai timbul, karena dia dengan santai dan secara tiba-tiba menggandeng mesra tanganku. Biarpun kaget setengah mati, tetapi aku masih berusaha bersikap biasa. Aku tepis tangannya perlahan, dengan alasan mencari-cari sesuatu di dalam tasku. Entah benda apa yang aku cari. Yang pasti aku mencarinya dengan bersemangat dan tak kunjung menemukan benda apapun itu....&lt;br /&gt;ternyata dia sok pe-de juga. Tidak merasa aku menolak gandengan mesranya, dia malah sambil lalu bertanya aku mencari apa, dan dengan santainya melingkarkan tangannya dipinggangku. Busyet..!! slowly man...!!. dan aku, terpaksa berlagak harus buru-buru ke toilet, untuk melepaskan rangkulan mesranya dipinggangku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku langsung tak berselera. Persentase rasa suka ku padanya, langsung merosot tajam ke level paling bawah. Kembali ketitik nol. Bukan karena sok suci atau bersikap munafik, tetapi pada saat itu, boleh dikatakan aku sedang berada di titik tertinggi tingkat keimanan dan ke shalehanku. Mendapat perlakuan seperti itu, rasanya aku dicurangi dan tidak dihargai. dan dapat diprediksi bagaimana akhir kisahku itu. Gatot. Gagal total.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, terakhir, ini kisah yang paling menarik untuk diceritakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah terakhir ini dimulai pada saat aku mendapat pekerjaan baru. setelah hampir setahun aku bekerja di perusahaan yang lama, yang lingkungan kerjanya selalu dengan bapak-bapak dan orang yang lebih tua, akhirnya aku menemukan pekerjaan baru yang rata-rata teman sekerjanya seumuran dengan ku. benar-benar menemukan suasana baru yang fresh, pas dengan keinginan ku. makanya aku buru-buru menyatakan resign ditempat lama, dan berbenah untuk segera pindah ke tempat yang baru. Atasanku, dengan berbagai cara berusaha menahanku. Di iming-iming kenaikan gaji, aku bergeming, di tawari pindah posisi, aku cuek. Aku sudah bosan dengan lingkungan tua, yang di tawarkan mereka. Aku akan mencari pencerahan dengan mencebur ke lingkungan yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan,..&lt;br /&gt;Jadi lah aku pendatang baru, di perusahaan baru. Pendatang baru yang ramah, rame, bersemangat, suka tertawa, lucu dan lumayan manis, yang langsung di terima baik oleh rekan-rekan sekerja.&lt;br /&gt;Mungkin karena kombinasi dari ramah,rame,bersemangat,suka tertawa,lucu dan lumayan manis tadi, membuat seseorang yang kebetulan team leader ku, merasa mendapatkan angin segar di teamnya. Meeting team, untuk alasan efektifitas, berubah menjadi meeting sub-team, yang mengharuskan aku atau rekan team yang lain, meeting berdua saja diruangan meeting membicarakan masalah pekerjaan dengan team leader, memang menjadi efektif sebenarnya, dalam berbagai kepentingan. Seperti misalnya saat aku memutuskan tidak akan ikut acara kantor ke Anyer untuk berwisata, team leaderku pada salah satu sesi meeting, dengan ringan di akhir meeting berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Loe ikut aja ke Anyer, acara gak bakal seru kalau gak ada loe..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mulai lah ada pendekatan. Di mulai dengan minta diajarinya team leader tersebut  membuat e-mail account di Yahoo, yang buntutnya menanyakan alamat e-mail pribadiku. Semenjak itu, setiap hari selalu saja ada e-mail-email tidak penting di account Yahoo ku.&lt;br /&gt;e-mail pertamanya berbunyi :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Hi, there, Cuma mastiin kalo alamat e-mail loe kemarin bener.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e-mail itu aku reply begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Yup, alamatnya bener banget..!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kemudiam e-mail itu mulai menjurus lebih pribadi, seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Outfit loe hari ini bagus banget, jadi males deh gue, harus pergi meeting seharian..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak penting banget kan?. tapi entah kenapa, aku selalu penasaran menunggu-nunggu e-mail darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau pun pada saat itu, aku sudah mengetahui niat dan tujuan dari e-mail gak penting yang dikirim kepadaku, tetapi tanggapanku masih tawar-tawar saja. Aku masih membuka peluang yang sebesar-besarnya untuk siapapun yang mencoba melakukan pendekatan kepadaku. Dia pun mengetahui hal itu, makanya dia tidak berani mengambil langkah nekat. Sampai pada suatu ketika, dia mengajakku berbicara serius mengenai visi dan misi kehidupannya ke depan. Dalam curhatan singkatnya itu, secara langsung dia mengatakan bahwa dia ingin ada aku disampingnya, dalam paruh waktu kehidupannya yang akan datang. Baru sekali itu aku mendapat pernyataan suka yang berkelas dan terpola rapi seperti itu. Sepertinya dia tidak main-main. Dan untuk pertama kalinya juga aku menyatakan kesediaanku untuk berkomitmen dengan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya aku jadian dengannya. Dan, kalian tau apa permintaan pertamanya kepadaku, setelah kami resmi jadian? permintaannya sederhana saja. Dia memintaku untuk memberitahukan kepada semua temanku, bahwa sekarang aku sudah jadian dengannya, jadi, dia minta mulai saat itu tidak perlu ada lagi telepon-telepon atau e-mail-e-mail yang gak penting, dari siapa pun. Singkatnya aku harus menutup pintu peluangku untuk orang lain. Hahaha. Fair enough. Dan takdir nya lah, dia menjadi pacar resmiku yang pertama, sekaligus yang terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengungkapkan perjalanan kisah cinta ini, membuktikan secara pasti bahwa maut, rezeki dan jodoh memang merupakan misteri ilahi. Pacar pertama sekaligus yang terakhir, yang kini telah menjadi belahan jiwa, kekasih hati, insyaallah sampai mati, benar-benar hadir seperti pepatah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A man in the right time and the right place..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang ada disana pada waktu dan tempat yang tepat. Aku membayangkan kalau dia hadir pada masa SMA atau masa kuliah ku, pasti dia akan bernasib sama seperti kisah-kisah gagalku nyang lain. Tetapi Allah maha tau menghadirkan dia pada saat dan tempat yang tepat, sehingga bisa membuatku takluk pada kharismanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarpun ada yang merayu dengan surat berwarna biru, ada yang berusaha memesona dengan bahasa tingkat tingginya tentang bunga mawar, ada yang setengah gila mengungkapkan rasa sukanya, ada yang membanyangi kemanapun aku melangkah, ada yang sangat aku gandrungi tetapi menjauh, bahkan ada yang alim tapi nekat. Tetapi&lt;br /&gt;Allah tidak membukakan hatiku untuk mereka semua. Takdirku, takluk oleh seorang yang pendiam, serius dan tidak romantis, tetapi mempunyai segudang cadangan rasa sayang dan sabar yang tiada habisnya. Seseorang yang benar-benar bisa melengkapi semua kekuranganku, seperti aku ditakdirkan untuk melengkapi semua kekurangannya..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-6789942006681991256?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/6789942006681991256/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=6789942006681991256' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6789942006681991256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6789942006681991256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/12/kisah-perjalanan-cinta.html' title='Kisah Perjalanan Cinta'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7560724722220406587</id><published>2008-12-03T15:01:00.000-08:00</published><updated>2008-12-03T15:03:08.754-08:00</updated><title type='text'>Penat</title><content type='html'>introspeksi, itu kuncinya.........&lt;br /&gt;merelakan itu solusinya.........&lt;br /&gt;membenahi itu langkah berikutnya..........&lt;br /&gt;sekarang,&lt;br /&gt;mencoba diam...&lt;br /&gt;merenung......&lt;br /&gt;dan mencerna........&lt;br /&gt;huamf...hati rasanya terlalu penat....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7560724722220406587?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7560724722220406587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7560724722220406587' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7560724722220406587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7560724722220406587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/12/penat.html' title='Penat'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7269140983373390087</id><published>2008-11-30T22:38:00.000-08:00</published><updated>2008-12-02T05:16:41.756-08:00</updated><title type='text'>dan, pengemis itu pun melengos membuang muka....</title><content type='html'>Sudah tiga hari ini cuaca berlaku sangat menjengkelkan. Pagi-pagi diawali dengan cerahnya matahari, yang membuat mood juga ikut cerah, tetapi kalau sudah agak siang sedikit, cahayanya akan makin garang dan memanggang. Gerah dan sumuk. Tapi secara tiba-tiba dengan cueknya cuaca akan berubah gaya dengan menghadirkan mendung gelap dan dilanjutkan dengan hujan deras disertai sambaran petir. Benar-benar tidak bisa diprediksi apa maunya sang cuaca ini. Seperti siang ini, aku dengan malasnya berangkat menjemput Havi, karena cuaca sangat panas. Matahari sangat terik menyegat. Kalau siang begini biasanya lalu-lintas jalan biasanya tidak terlalu padat. Untuk mendapatkan U-turn terdekat, maka begitu keluar dari gerbang kompleks, aku harus bisa dengan cerdik langsung mengambil jalur kanan jalan. Dan itu tidak gampang, karena jarang ada yang mau mengalah sekedar untuk memberi peluang aku memperoleh jalur kanan jalan. Kalau sudah begitu biasanya aku akan membuka kaca mobilku lebar-lebar, sekedar memberi tahukan bahwa : “ hallo, you guys..,I’am a women here..., please give me a priority..!!&lt;br /&gt;Dan cara ini biasanya berhasil. Masalah Gender masih dipertimbangkan disini. kalau aku sudah mendapatkan sisi kanan jalan, maka biasanya aku akan mengantri sekitar 2-3 mobil untuk menunggu kesempatanku berbalik arah. Dan di lokasi U-turn ini, akan selalu ada tiga orang ibu-ibu pengemis dengan formasi yang tidak pernah berubah. Yang paling ujung ibu kurus dengan balitanya, disebelahnya ada ibu tua renta, serta yang terakhir seorang ibu yang sangat tambun badannya. Mereka selalu diposisi yang sama setiap hari. Tidak pernah bertukar tempat. Tiap hari aku melewati mereka, tetapi aku jarang sekali memberi mereka uang. Bukan karena pelit atau tidak peduli, tapi semata-mata karena aku selalu kerepotan dengan proses mengambil jalur kanan jalan, sehingga aku tidak sempat untuk sekedar merogoh tas dan mencari-cari dompet untuk mengambil uang untuk mereka. Seingatku, aku pernah memberi mereka uang, karena memang kebetulan ada uang sisa parkir di laci mobilku. Dan itu tidak banyak, hanya lembar uang ribuan. Setiap melewati jejeran ibu-ibu pengemis itu, aku akan selalu melirik balita yang selalu ada disana. Gelisah menangis karena terpanggang matahari. Kurus berkulit hitam. Dekil serta ingusan. Sungguh memilukan.&lt;br /&gt;Aku pernah menyaksikan sendiri pemandangan, dimana ibu-ibu pengemis itu diturunkan dari sebuah mobil bak terbuka oleh “koordinator” mereka, Seorang pemuda dengan tampilan keren dan bermuka datar tanpa emosi. Ketika menyaksikan pemandangan itu, aku jengkel setengah mati. Teganya orang mencari rezeki dengan mengorbankan orang miskin dan balita melarat...&lt;br /&gt;Tapi nenekku tersayang dulu pernah berpesan bahwa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kalau bertemu dengan pengemis, maka berilah mereka berapa saja rezeki seikhlas kamu, jangan memikirkan hal lain selain ikhlas...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu, menjemput Havi pada jam 12.30 WIB, dengan cuaca yang sangat panas dan sumuk, adalah pekerjaan yang berat. Selain harus mengatasi rasa kantuk, gerah dan malas, ditambah lagi dengan PMS ( sindrom pra menstruasi ) yang membuat aku cepat sekali meledak marah. Suami dan anak-anakku sudah sangat hapal dengan ritual PMS ini, sehingga mereka selalu jaga sikap dan tidak berani cari perkara. Menghindar untuk cari aman. Keluar gerbang kompleks pun aku dengan nekat memotong jalan mobil lain dengan kurang ajarnya, sehingga jalanan aku buat macet. Aku tidak peduli. Mau marah-marah?? Silakan saja, tidak ada yang melarang. Dan kembali aku mendapati pemandangan jejeran ibu-ibu pengemis seperti kemarin. Balita si ibu yang paling ujung, menggelinjang, meronta-ronta menangis dipangkuan “ibu”nya. Hatiku panas melihat pemandangan itu. Emosiku sampai diubun-ubun rasanya. Tega sekali dia menjemur anak”nya” dibawah panggangan matahari langsung seperti itu. Dan aku pun langsung kerepotan merogoh tas, mencari dompet untuk mengambil selembar uang. Sampai didekat ibu itu aku membuka kaca mobil dan berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“bu..!!, apa tidak kasihan sama anaknya ?? kenapa harus bawa-bawa anak segala..??”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku melemparkan selembar uang dengan gemasnya kedalam kotak si ibu itu. Dua puluh ribu rupiah.&lt;br /&gt;Si ibu pengemis terpana, dan aku kaget sendiri dengan nada suaraku yang secara tidak aku rencanakan naik dua oktaf dari nada yang aku perkirakan. Aku telah membentak pengemis itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba aku dilingkupi perasaan senyap. Senyap dihatiku, senyap dipikiranku. Astagfirullah hal adzimm...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan bersalah diam-diam memenuhi ruang hatiku. Siapa aku, sampai berani-beraninya membentak dan memarahi seorang pengemis ?? aku, seorang manusia yang hina-dina begini, bisa lancangnya memarahi pengemis, dan kemudian melemparkan uang, dan Cuma dua puluh ribu ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah ampunilah umatmu yang tidak tau diri ini...,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah saja yang maha segalanya, tidak pernah menegur atau memarahi aku sebelum mencurahkan rezekinya kepadaku. Betapa bayaknya limpahan rezeki yang telah dia berikan, tanpa terlebih dahulu mengingatkan aku dengan segala keburukan dan kekuranganku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku menangis di parkiran sekolah Havi. tangisan penyesalan dan malu pada diri sendiri, terlebih, malu kepada Allah. Betapa angkuhnya aku dengan bentakan dan uang dua puluh ribu ku itu.&lt;br /&gt;Hati kecilku mengingatkan bahwa aku harus meminta maaf kepada pengemis itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku mengantarkan Havi selamat sampai dirumah, aku langsung kembali pergi, dengan tujuan mencari ibu pengemis yang aku bentak tadi. Sudah jam 2 siang, dan jalanan lengang. Aku kembali keluar gerbang kompleks dengan membuka lebar-lebar kaca mobil, biar diberi jalan mengambil posisi kanan jalan. Dan ibu pengemis tadi, masih duduk disana dengan balitanya. Tetapi sekarang dia menutupi seluruh badan anaknya tersebut dengan selendang yang tadi dikenakannya.&lt;br /&gt;Makin mendekati ibu pengemis itu, aku semakin panas dingin. Lambat-lambat aku membuka kaca mobilku, dan perlahan setelah dekat, aku menoleh dan berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bu.., saya minta maaf ya, tadi sudah marah-marah....”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalimat maaf itu aku ucapkan dengan agak terbata. Dua pengemis lain, memandang dan berusaha mencari tahu, ada urusan apa aku dengan si ibu dan balitanya itu. Sementara si ibu yang aku bentak tadi, dengan muka datar langsung melengos membuang muka......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku berlalu. Aku kembali memutar arah untuk kembali pulang kerumah. Perasaanku datar saja. Dengan melengos dan membuang muka, urusanku dengan pengemis tadi aku anggap selesai. Aku telah berbesar hati untuk datang, dan mengucapkan maaf. Bagaimanapun penerimaan dan tanggapan pengemis itu, itu bukan urusan aku lagi. Yang penting aku telah salah, mengakui kesalahan, dan telah minta maaf. Just it..!!&lt;br /&gt;peristiwa aku dilengosin pengemis ini, sepertinya tidak pernah aku akan lupa sampai mati. Dan aku berjanji nanti akan menceritakan kepada anak-anakku. Dengan versi jenaka tentu saja.mungkin ini yang namanya pelajaran hidup...halaaah..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7269140983373390087?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7269140983373390087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7269140983373390087' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7269140983373390087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7269140983373390087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/dan-pengemis-itu-pun-melengos-membuang.html' title='dan, pengemis itu pun melengos membuang muka....'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-6362726165509067205</id><published>2008-11-24T23:31:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T23:32:59.857-08:00</updated><title type='text'>Korelasi Sepi dan Bobot Badan</title><content type='html'>Beberapa bulan terakhir ini, bobot tubuhku merosot tajam. Selain karena habis bulan ramadhan yang notabene berpuasa sebulan penuh, yang kemudian dilanjutkan dengan ritual puasa syawal 6 hari berturt-turut. Membuat bobot tubuhku mengecil mencengangkan, serta membuat iri teman-teman disekolahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang pro dan ada yang kontra. Ada yang bilang lebih oke, tapi seperti Wida yang bobotnya tidak kunjung menyusut setelah melahirkan bayi kembar, 4 tahun lalu, berkomentar agak nyelekit seperti begini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Tet, lo jelek amat gak bedaging begitu.., apa laki lo gak ketulangan tuh..?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hihihi, aku sampai terpingkal-pingkal mendengar komentarnya waktu itu.&lt;br /&gt;Padahal,moment bulan ramadhan dan puasa syawal menurutku tidak merupakan faktor utama pada pengusutan bobot badanku. Beberapa bulan terakhir ini, aku memang malas makan. Pagi biasanya aku skip sarapan. Sarapannya nanti biasanya agak siangan jam 10an, disekolahan Zora, sembari nongkrong di mie ayamnya mbak Linda. Kalau sudah makan mie ayam mbak Linda, maka biasanya aku akan kenyang sampai sore. Dan kalau sore merasa lapar sedikit, biasanya aku malas makan besar, aku lebih memilih makan cemilan atau kalau lagi ada stoknya, aku lebih memilih makan buah2an saja. Bukan karena sok diit dan jaga makan, tapi semata karena aku malas dengan ritual makan besar yang mengharuskan aku berada dimeja makan, sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai agak khawatir dengan bobotku, setelah aku dapati semua celana jins ku sudah tidak nyaman dipakai. Kalau dulu ada perasaan puas dan sedikit bangga melihat posturku dikaca, dengan shape yang pas antara pinggang-bokong-paha, sekarang posturnya menjadi, pinggang longgar, bokong sedikit kempes dan paha yang kecil. Tidak lagi sexy dimataku sendiri&lt;br /&gt;Yang terpikir waktu itu Cuma “sepertinya ku harus membeli  celana jins baru...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan malas makannya aku akan makin menjadi-jadi, kalau bertepatan dengan jadwal dinas luarnya suamiku keluar negeri. Kalau sudah begitu, maka malas makannya aku pasti dibarengi dengan malas masak. Pembantu dirumah akan aku wanti-wanti dengan pesan “ kalau masak jangan mikirin ibu.., masak aja apa yang kalian suka..”&lt;br /&gt;Pernah suatu hari pembantuku mengingatkan : “ibu sudah empat hari ini tidak makan dirumah, barangkali ibu ingin sesuatu, biar saya buatkan...?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku sendiri heran dengan selera makanku yang sekarang. Kalau dulu ada waktu-waktunya aku sangat ingin makan sesuatu, maka aku akan mencari makanan itu dan aku akan makan dengan sangat lahapnya. Tapi sekarang, sama sekali tidak ada keinginan untuk makan, apapun makanan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu lalu mertuaku datang kerumah, dan dengan sangat kaget mengomentari bobot tubuhku. Sekurus lidi, kata mertuaku. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, dengan adanya mertua dirumah, sedikit mempenguruhi selera makanku. Pagi-pagi sudah sarapan bersama dimeja makan. Kalau siang biasanya mertua ku yang menentukan menu masakan, dan aku akan menunggu-nunggu jam makan siang untuk bisa bersama-sama makan dimeja makan sambil ngobrol dan biasanya dilanjutkan dengan nonton TV sambil bercerita antara Mertua dan Menantu..&lt;br /&gt;Anehnya, aku sering lapar kalau ada mereka dirumah. Tapi kunjungan mertua biasanya tidak lama-lama. Paling lama 10 hari, dan mereka sudah harus kembali. Dan aku...?? aku kembali dengan perangai malas makanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah aku pikir, sepertinya aku kesepian dirumah. Karena sepi, tidak ada teman untuk bercerita dan ngobrol dimeja makan, itu yang membuat aku jadi malas makan. Gawat ya ?? masa setiap jam makan harus ada banyak orang dirumah ?? lagian mau ngundang siapa setiap hari biar rumah jadi ramai ??&lt;br /&gt;Uhm..ada-ada saja alasannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-6362726165509067205?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/6362726165509067205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=6362726165509067205' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6362726165509067205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6362726165509067205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/korelasi-sepi-dan-bobot-badan.html' title='Korelasi Sepi dan Bobot Badan'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-8057179645360743487</id><published>2008-11-19T23:09:00.000-08:00</published><updated>2008-11-19T23:16:20.818-08:00</updated><title type='text'>Betapa Allah Maha Tau,...</title><content type='html'>Aku B.O.S.A.N .......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perasaan seperti terperangkap didalam botol kaca yang besar dan sangat lapang, tetapi sendirian.&lt;br /&gt;Bisa membayangkan bagaimana rasanya ? ya itu tadi, sangat amat b.o.s.a.n…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pernah bilang pada suamiku,…&lt;br /&gt;“Pap, aku merasa tidak berarti..!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawab suamiku :&lt;br /&gt;“Masyaallah mam.., kok kamu bisa-bisanya punya pikiran seperti itu? aku dan anak-anak sangat tergantung sama kamu, aku dan anak-anak tidak bisa kalau tidak ada kamu..!“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmm..klise..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;terus aku berkata : “Tapi aku ingin menjadi “sesuatu“..!!“&lt;br /&gt;jawab suamiku : “sesuatu“ seperti apa yang ada dipikiran mu..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmm..sekarang aku yang bingung menjelaskannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini bermula pada saat aku bertemu dengan seorang teman lama. Teman lama yang dahulu pernah sama-sama merasakan pahit-manisnya bergelut di dunia kerja, dunia yang telah aku tinggalkan hampir 8 tahun lamanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan aku dan dia sekarang sangat berbeda.&lt;br /&gt;Aku dengan statusku sebagai full time house wife, dengan suami beserta dua orang anak, sedang dia masih dengan status lamanya. Wanita lajang dengan karier yang makin meroket...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada perasaan “nyes“ di dadaku, ketika bertemu dengannya. Perasaan dihati yang dengan jahatnya berkata..“Coba aku dulu tidak memutuskan untuk berhenti bekerja...“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mulai lah banyak andai-andai lain yang mengganggu hati ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Andai aku bisa mensejalankan karier dengan kehidupan rumah tanggaku..“&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;“Andai saja aku memiliki kesibukan sendiri yang bisa membuatku merasa berarti“..&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan tanpa aku sangka, beberapa hari kemudian, aku ditelpon oleh temanku itu. Dia ingin curhat katanya. Aku nya pada ku, semenjak hari dia bertemu dengan ku, dia selalu membandingkan kehidupan nya dengan kehidupanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa beruntungnya aku dimatanya. Punya suami penyayang, yang bisa memenuhi segala kebutuhanku, tanpa aku harus banting-tulang diluar rumah. Punya sepasang anak yang sehat, cerdas dan lucu-lucu, serta punya rumah tangga yang tenang, yang mungkin tidak semua orang bisa memilikinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berkaca-kaca...&lt;br /&gt;Aku mengaku padanya, bahwa aku pun pernah punya perasaan yang sama dengannya. Aku pun pernah membandingkan kehidupanku dengan kehidupannya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata aku telah menjadi khufur nikmat selama ini. Aku hanya bisa melihat kelebihan orang lain, tanpa mempertimbangkan keberuntungan dan nikmat apa yang telah diberikan Allah untuk ku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan aku kembali teringat obrolanku dengan suamiku pada waktu itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku selalu berusaha mengerti kamu mam, karena itu lah aku selalu memendam egoku pribadi, sekedar untuk memberi ruang untuk ego mu. Karena aku tau apa yang kamu maksudkan dengan ingin menjadi sesuatu itu..“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ahh..manusia yang satu ini..&lt;br /&gt;dia selalu bisa mengatasi galau hatiku dengan caranya…&lt;br /&gt;dia tau kapan diperlukan untuk diam, dan tau kapan diperlukan untuk pergi, bahkan tau kapan waktunya untuk memelukku, sekedar untuk menenteramkan hati....&lt;br /&gt;Manusia yang telah dipilihkan tuhan untuk menjadi soul-mate ku.&lt;br /&gt;Manuasia yang akan aku cintai sampai mati, karena tanpa adanya dia dikehidupanku, mungkin aku tak kan pernah bisa merasakan, bagaimana rasanya dicintai dengan sepenuh hati....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* ehmm..yang bersangkutan, dilarang GR !!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-8057179645360743487?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/8057179645360743487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=8057179645360743487' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8057179645360743487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8057179645360743487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/betapa-allah-maha-tau.html' title='Betapa Allah Maha Tau,...'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-3140707792029929400</id><published>2008-11-17T18:55:00.000-08:00</published><updated>2008-11-17T18:58:32.273-08:00</updated><title type='text'>Kartu Kredit,..IIM JAIM...wuah..mumet..!!</title><content type='html'>Aku kebingungan pagi tadi. gara-gara di telpon CS BCA yang mengabari bahwa aku belum melunasi tagihan kartu kredit bulan ini, benar-benar membuatku kesal. mana pernah aku telat bayar tagihan kartu kredit ?? aku selalu tepat waktu dalam membayar semua tagihan, mulai dari tagihan kartu kredit, telepon, PAM, listrik, TV kabel, speedy, bayaran sekolah anak-anak, semuanya tidak pernah terlambat. makanya aku tidak terima ditelpon petugas bank dan dituduh belum melunasi tagihan bulan ini. enak saja..!!&lt;br /&gt;Makanya dengan perasaan dongkol, aku membongkar semua isi dompet untuk menemukan bukti pembayaran kartu kredit itu. selembar slip bukti pembayaran lewat ATM BCA. seharusnya ada didompetku. tetapi ternyata tidak aku temukan. semua bukti pembayaran yang lain aku temukan, kecuali bukti pembayaran kartu kredit itu.&lt;br /&gt;hmm..harus ditracking melalui buku tabungan sepertinya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan mulai lah aku mencari buku tabungan yang kartu ATM nya selalu aku gunakan untuk membayar semua tagihan yang bajibun itu. dan anehnya, juga tidak berhasil aku temukan.&lt;br /&gt;setelah diingat-ingat, rasanya aku bawa terakhir kali dalam tas tangan, waktu proses ganti buku di bank BCA terdekat. dan pertanyaannya sekarang tas yang mana aku pakai pada saat itu...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan aku mengambil bangku kecil, untuk naik dan bisa menjangkau, susunan tas yang aku tata di bagian paling atas lemari. satu demi satu, tas itu aku buka dan periksa bagian dalamnya kalau-kalau ada buku tabungan yang aku cari disana. dan sampai dihitungan tas yang ke dua belas, tetap tidak ada buku tabungan yang aku cari.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku kelelahan sendiri. dan mulai sadar betapa banyaknya tas tangan yang aku punya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang dilemariku saja ada sekitar 13 buah tas tangan. belum yang dilemari kamar bawah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ck ck ck...&lt;br /&gt;beraneka macam model dan merk tas, mulai dari yang harga standar sampai seingatku berharga "lumayan", yang setelah membelinya membuatku gelisah tidur semalaman, gara-gara merasa kemahalan, ada dilemariku. berantakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berada dalam kelompok sosial level tertentu, dengan pergaulan tertentu, secara tidak aku sadar mempengaruhi "life style" aku. bergaul dengan IIM JAIM ( Ibu-Ibu Muda Jaga Imej - red) di komplek perumahan ku, dengan sebuah kelompok arisan ekslusif yang anggotanya cuma teman-teman yang bisa nyambung dalam hal ngobrol dan becandaan, mulai menyeret-nyeret aku dalam arus tren yang selalu cepat berubah-ubah.&lt;br /&gt;dandanan pun sok-sok harus di matching-matchingin. tas harus senada dengan sepatu, atau minimal senada dengan warna kerudung yang dipakai. alaaah...!! betapa repotnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan life style yang aku maksud diatas tadi, bukan berarti membuatku menjadi sombong. bukan sama sekali. aku cuma jadi keranjingan membeli tas. itu saja.&lt;br /&gt;Aku sangat tidak suka orang sombong. Jadi insyaallah aku juga tidak bakal menjadi salah satu dari orang-orang sombong itu. Insyaallah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kembali kemasalah buku tabungan tadi. Bukunya tetap tidak ketemu. Akhirnya aku menyerah. Tuntas dengan urusan mencari slip pembayaran, tuntas dengan urusan memeriksa semua tas. Aku mengambil telepon dan mulai memencet nomor telepon hallo BCA, dan “hallo…can you guys help me please…!!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata memang aku belum melakukan pembayaran untuk tagihan kartu kredit BCA yang dimaksud. Kok bisa ??. dan mulai lah aku mencari-cari alasan pembelaan diri sendiri.. “Ini lah akibatnya kalau punya lebih dari satu kartu kredit“. Punya beberapa kartu kredit yang tanggal jatuh tempo penagihan yang berbeda-beda, sungguh membuat pusing. Dan wajar saja kalau lupa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal aku sangat tertib dengan peraturan yang aku buat sendiri, mengenai pemakaian kartu kredit, seperti&lt;br /&gt;-       Pembayaran tagihan kartu kredit setiap bulannya, harus dibayarkan lunas sesuai jumlah tagihan, dan tidak boleh hanya membayar jumlah pembayaran minimalnya saja, alias tidak ngutang&lt;br /&gt;-       Pemakaian kartu kredit harus sesuai dengan budget masing-masing kartu, yang telah ditetapkan sebelumnya. Tidak boleh melebihi budget, kecuali keadaan emergency.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah,..jadi salahnya dimana ??, ya itu tadi, karena jumlah kartu kreditnya sudah kebanyakan. Makanya ada yang lupa dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hhmm..Sekarang saatnya aku membongkar dompet ku dan dompet suami untuk memilah-milah kartu mana yang akan dipertahankan, dan kartu mana yang akan dipotong jadi dua...&lt;br /&gt;Duh..mumet juga..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-3140707792029929400?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/3140707792029929400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=3140707792029929400' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3140707792029929400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3140707792029929400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/kartu-kreditiim-jaimwuahmumet.html' title='Kartu Kredit,..IIM JAIM...wuah..mumet..!!'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-1886685503831907788</id><published>2008-11-15T01:18:00.000-08:00</published><updated>2008-11-15T03:20:49.322-08:00</updated><title type='text'>Kenapa "Jika" ??</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;lagi menyortir CD siang tadi, kebetulan aku menemukan CD Melly Goeslow lama. dan tiba-tiba ingin mendengarkan lagu "Jika" nya Melly.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;em&gt;Jika teringat tentang dikau..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;em&gt;jauh dimata, dekat dihati..&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;sempat terpikir tuk kembali..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;walau beda akan kujalani...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;tak ada niat, untuk berpisah dengan mu..&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;.....&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;.....&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mendengarkan lagu "Jika" selalu mendatangkan nuansa melankolis. Entah kenapa. padahal tidak ada event khusus yang menyangkut isi di lagu itu. cuma dulu, aku pernah diberi "hadiah" oleh seseorang. kaset yang bolak-balik side A dan side B, isinya lagu Jika semua. terus terang aku bingung waktu itu. ini maksudnya apa ?? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;Seorang sahabat dekat yang tiba-tiba berubah haluan ingin menjadi kekasih, dan dengan mengharu-biru memberondong aku dengan rasa cintanya. entah sejak kapan mulai tumbuhnya, tiba-tiba pohon cinta nya telah berakar dalam, aku nya pada waktu itu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dengan rasa bingung, kaget, dan bercampur perasaan ingin protes, aku mencerna kondisi hubungan ku, dengan sahabat ku itu, pada waktu masa itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dimana salahnya ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dimana salah ku ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;apa dia yang salah tanggap selama ini ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;apa aku yang tidak sensitif ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;bingung. sungguh bingung luar biasa. sahabat yang selama ini ada , tempat aku berbagi, bercerita, dan berkeluh kesah, tiba-tiba datang terbata menyatakan cinta. mungkin aku yang bersalah. aku yang tidak pernah mau belajar, bahwa hubungan pertemanan dekat aku, dengan teman lelaki tidak pernah akan berjalan mulus...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dan dengan hati hancur aku melepaskan sahabat tersayang ku itu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;cintanya tidak akan pernah bisa menghangatkan hatiku. &lt;em&gt;I'm so sorry...!!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dan, entah untuk alasan apa, dia memberiku kaset bolak-balik berisi lagu jika semuanya. tak mengapa. tidak harus ada alasan jelas untuk melakukan sesuatu. asalkan bisa mengurangi beban di dada, kenapa harus ditanya alasannya ??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;seminggu penuh kaset itu aku putar. bolak-balik, side A, side B tanpa pernah merasa bosan mendengar syair nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;seminggu penuh aku membiarkan bait-bait syair lagu jika, memenuhi rongga kepala, dengan satu niat mulia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;semoga bisa meringankan beban didadanya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;semoga saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;dan sampai sekarang aku tetap tidak mengerti. kenapa lagu jika ??&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-1886685503831907788?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/1886685503831907788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=1886685503831907788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1886685503831907788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1886685503831907788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/kenapa-jika.html' title='Kenapa &quot;Jika&quot; ??'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-5956174090539442341</id><published>2008-11-10T06:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-10T06:30:54.278-08:00</updated><title type='text'>Entah mau diberi judul apa...</title><content type='html'>Pernah tidak, kalian punya satu kenangan yang sudah dikunci rapat dihati, di ruang hati yang paling kecil dan paling pojok, diberi gembok ganda agar tidak mudah dibuka sembari berdoa semoga cepat-cepat lupa ?? mungkin banyak kenangan yang dipenjara paksa oleh si empunya hati, tanpa orang luar tahu apa dan kenapa kenangan itu harus menerima nasib naas seperti dipenjara mati seperti itu. Aku punya. Aku punya satu pintu seperti itu dihatiku. Terkunci rapat, diberi gembok dobel, sudah kumuh, dan benar-benar sudah lupa, kenangan apa sebenarnya didalam sana. Aku menyadari bahwa pintu itu ada pun secara tiba-tiba, lewat sebuah obrolan ringan dengan teman lama. Sebuah obrolan ngalor-ngidul yang secara tidak aku sadar ternyata merupakan kunci pembuka pintu misterius tadi. Dan sebelum aku siaga, kenangan tadi sudah menemukan kebebasannya. Dia berkeliaran liar, seperti monster gila didalam hatiku. Menandak-nandak, menari-nari dan mencakari dinding-dinding hati sampai aku merasa sakit dan gelagaban. Mangap-mangap sesak nafas....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata isinya kenangan yang itu..&lt;br /&gt;Dan otakku pun langsung bekerja tanpa diberi aba-aba. Menggali lagi file memori yang sudah berkarat, dan menghasilkan cuplikan-cuplikan kenangan yang aku sadar sudah lupa, tetapi ternyata masih membuat dada hangat dengan hanya mengingatnya saja. Seperti potongan-potongan puzzle yang perlahan menemukan pasangan nya, kenangan itu akhirnya memberikan gambaran jelas yang selama ini aku anggap sebuah tandatanya. Ternyata hidup itu ironi. Hal yang sebenarnya gampang bisa menjadi sedemikian berbelit, hanya karena sebuah alasan yang sangat klise. Apa yang sebenarnya bisa diperoleh hanya dengan satu pengajuan tanya, ternyata menjadi sebuah dilema berkepanjangan yang menghasilkan kecewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mengapa pula aku menjadi melankolis begini...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah, dengan hanya mengetahui dia ada dan baik-baik saja sudah membuat perasaan lega, merupakan hal yang paling romantis didunia ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hahaha..&lt;br /&gt;Seseorang diluar sana boleh berbesar kepala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-5956174090539442341?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/5956174090539442341/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=5956174090539442341' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/5956174090539442341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/5956174090539442341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/entah-mau-diberi-judul-apa.html' title='Entah mau diberi judul apa...'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-4783514992260902403</id><published>2008-11-06T00:44:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T00:47:47.191-08:00</updated><title type='text'>Setelah Rum Pergi.......</title><content type='html'>Rum sudah pamit pulang....&lt;br /&gt;sesuai janjinya, awal bulan ini dia akan pulang, untuk memperoleh kebahagiaan nya sendiri, yaitu menikah. Berarti, berakhir sudah 6 tahun kebersamaan aku dengan Rum. Cepatnya waktu berlalu. Rum sudah ikut aku semenjak Havi berumur belum genap satu tahun, satu moment yang tidak bisa dikategorikan sebentar dalam hubungan aku dengan pengasuh anak-anakku.&lt;br /&gt;seminggu sebelum hari Rum pulang, hatiku sudah mulai sedih. Rum juga. tanpa setauku, Rum menangis malam hari,mengingat bahwa tak lama lagi dia akan meninggalkan rumahku dan meninggalkan anak-anakku yang selama ini sudah sangat dia sayang dan menyayanginya. tapi hukum alam harus berlaku...&lt;br /&gt;ada saat bertemu dan ada saat berpisah...&lt;br /&gt;aku ngengantarnya sampai gerbang komplek dengan air mata berlinang-linang. Zora menangis tidak rela melepas Rum. Rum tersedu-sedu di jok belakang mobil ku. Entah apa pikiran satpam melihat kami melintas.....&lt;br /&gt;dan,.. Rum berangkat sudah....&lt;br /&gt;aku rasanya patah hati. tak mungkin lagi aku rasanya menemukan pengganti pengasuh anak-anakku, yang bisa aku percaya, seperti aku mempercayai Rum...&lt;br /&gt;dan Zora menangis pilu...&lt;br /&gt;bukan tangisan anak kecil yang marah berteriak-teriak, tapi tangisan tersedu yang membuat hatiku makin sedih...&lt;br /&gt;sepertinya dia juga sedang patah hati....&lt;br /&gt;ku doa kan semoga Rum memperoleh kehidupan yang lebih baik seperginya dia dari kehidupan rumah tanggaku...&lt;br /&gt;dan semoga Allah memberiku pengganti yang lebih baik dari dia...&lt;br /&gt;InsyaAllah....&lt;br /&gt;BSD, 2 Nov 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-4783514992260902403?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/4783514992260902403/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=4783514992260902403' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4783514992260902403'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4783514992260902403'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/11/setelah-rum-pergi.html' title='Setelah Rum Pergi.......'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-4546796928624676773</id><published>2008-10-29T23:33:00.000-07:00</published><updated>2008-10-29T23:34:25.920-07:00</updated><title type='text'>Manusia Bermuka Dua</title><content type='html'>Kalian pernah bertemu orang yang bermuka dua ?? bukan bermuka dua sungguhan dalam arti punya dua muka dan wajah. tapi orang yang benar-benar berlainan kata dimulutnya, dengan kebenaran di hatinya. menyebalkan ya ??&lt;br /&gt;sungguh aku tidak mengerti, bagaimana dia bisa menyetel muka dan kata yang keluar dari mulutnya sedemikian rupa, sehingga terdengar manis, tulus dan santun, padahal kenyataannya hatinya sangat amat berbeda. orang lain mungkin bisa dia tipu, tetapi jangan coba-coba membodohi aku dengan setelan muka manis dan tutur santun beracunnya itu.&lt;br /&gt;dari dulu aku memang tidak terlalu suka dengan orang yang kelewatan ramahnya. entah kenapa, rasanya terlalu dibuat-buat dan penuh kepalsuan. mungkin karena sangat berbeda dengan sifatku yang spontan, dan apa adanya. kalau lagi kesal, ya kesal saja. kalau suasana hati lagi suntuk ya suntuk saja. aku tidak akan pernah berpura-pura untuk manis-manis dimuka dan dimulut, kalau kenyataannya hatiku sedang kalut. dan anehnya, segala kepalsuan dan kepura-puraan yang dipertontonkan seseorang, akan langsung terbaca jelas dimukanya olehku, sejelas seperti aku bercermin. entah kenapa...&lt;br /&gt;dan untuk kamu yang sedang berpura-pura, entah untuk apa tujuannya, ada satu pertanyaan untukmu : "Apa kamu tidak merasa capek dengan kepura-puraan yang kamu lakoni selama ini..??"&lt;br /&gt;tidak kah akan lebih melegakan menjadi diri sendiri..??&lt;br /&gt;dan mungkin, tidak cuma aku yang bisa melihat jelas kepura-puraan mu. mungkin ada banyak orang diluar sana yang bisa melihat kepura-puraan yang kamu lakoni sejelas mereka sedang berkaca. dan bahkan mungkin ada banyak orang diluar sana yang sedang mencibir melihat lakon mu.&lt;br /&gt;ya Allah,..alhamdulillah engkau telah menjauhkan aku dari sifat munafik dan bermuka dua...&lt;br /&gt;alhamdulillah ya allah....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-4546796928624676773?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/4546796928624676773/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=4546796928624676773' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4546796928624676773'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4546796928624676773'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/manusia-bermuka-dua.html' title='Manusia Bermuka Dua'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-3733162213269066501</id><published>2008-10-27T16:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T16:50:01.113-07:00</updated><title type='text'>"Servant addict"</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ada yang berbeda dengan lebaran kali ini. beda yang aku kategori kan sebagai proses pendewasaan diri. ternyata proses pendewasaan itu bisa hadir dalam berbagai cara, seperti yang aku alami sekarang, prosesnya dimulai pada moment mudik lebarannya kedua pembantuku. selama ini aku sangat tergantung dengan pembantu. punya dua asisten dirumah yang selalu siap melayani, membuat aku terlena dan perlahan merubahku menjadi pemalas. anak-anak ada nanny nya yang mengurus. dari urusan memandikan, mendandani, menyuapkan makan dan menyediakan susu, itu semua dikerjakan si nanny. untuk urusan rumah tangga, ada si mbak yang sudah cekatan menyapu, ngepel, setrika dan ngelap mobil. sedang aku apa tugasnya ?? tugasku cuma mengkoordinir mereka. menu hari ini, menu anak-anak, antar-jemput sekolah dan selebihnya bergelut-gelut dengan anak-anakku yang super aktif itu. cuma itu tugasku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau misalnya salah satu dari asisten ku itu ijin pulang untuk urusan keluarga, aku mulai panik dan kebakaran jenggot. bangun pagi bawaannya udah BT, dengan urusan tetek bengek anak-anak. dan dimataku biasanya kalau nanny nya pergi, anak-anak jadi dua kali lebih rewel dan banyak tingkah. kalau sudah begitu, pasti jadinya cepat marah dan emosian. suami ku paling rajin mengingatkan " yang sabar-sabar sama anak-anak ya Mam..!!"&lt;br /&gt;sebegitu terlenanya aku dengan kehadiran pembantu, sehingga aku jadi servent addict.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi lebaran kali ini berbeda. kedua pembantu ku itu ijin mudik lebaran, aku lepas dengan perasaan sedih. sedih, karena nanny nya anak-anak ijin untuk tidak akan kembali lagi karena akan menikah. aku sedih, karena aku sudah terbiasa dengan mereka. mencari orang baru lagi, dan beradaptasi lagi dengan mereka, sama sekali bukan proses yang bisa dibilang gampang.&lt;br /&gt;tapi,..aku tidak kalang kabut memikirkan bagaimana aku nanti menghandle urusan rumah dan anak-anak. ada satu pernyataan mbak Linda, tukang mie ayam langgananku di sekolahan Zora, yang benar-benar berkesan untukku. waktu itu aku bertanya kepadanya " mbak,..apa gak repot jualan gak ada yang bantuin ??, mana harus menyediakan kebutuhan rumah tangga lagi..??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dengan santai mbak Linda menjawab : " mbak Tetra,...kerjaan itu, dijalani aja. gak usah dipikirkan ribetnya. yang penting kita mengerjakannya dengan ikhlas..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku terdiam. apa aku kurang ikhlas selama ini ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan lebaran kali ini, aku berusahan menjalankannya dengan lebih ikhlas. bangun pagi aku berusaha tersenyum, dan berusaha bangun lebih awal, untuk bisa menyelesaikan urusan rumah tangga dahulu, sebelum mengurus anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menyapu, ngepel, setrika, aku jalani dengan ringan. capek memang, tapi aku tidak BT. dan aku tidak gampang marah dan emosian seperti biasa. suamiku membantu meringankan tugasku dengan membantu menyuapi anak-anak dan mencuci piring. ternyata piring kotor itu tidak ada habisnya. selalu adaaaa...saja yang kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan sekarang, aku mulai terbiasa dengan rutinitas itu. aku jadi suka memandikan dan mendandani anak-anak. senang rasanya bisa bercanda-canda memandikan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang lebih menakjubkan lagi, sekarang rasanya aku punya dua pembantu baru, kok rasanya kebanyakan. benar kata mbak Linda, sesuatu kalau dikerjakan dengan ikhlas, akan terasa ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masalahnya sekarang, aku tidak tega untuk memberhentikan salah satu dari pembantu ku itu, jadi kalau kalian butuh seorang pembantu, hubungi saja aku....;))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tidak ada lagi istilah "servant addict" untuk ku sekarang...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-3733162213269066501?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/3733162213269066501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=3733162213269066501' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3733162213269066501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3733162213269066501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/servant-addict.html' title='&quot;Servant addict&quot;'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-9010547668193899305</id><published>2008-10-11T15:52:00.002-07:00</published><updated>2008-10-11T15:53:16.817-07:00</updated><title type='text'>Catatan Tentang Sebuah Gelar Kebanggaan…………</title><content type='html'>Dari dulu, sejak aku selesai kuliah dan mendapat pekerjaan, aku tidak pernah mencantumkan titel didepan namaku. untuk mencari teman dan kenalanpun aku tidak pernah memusingkan apakah dia Ir, SE, atau dr sekalipun. untuk ku, semua gelar itu didapat cuma karena ada kesempatan dan uang. kalau semua orang memperoleh kesempatan dan mempunyai uang cukup, maka semua orang akan bisa memperoleh gelar. jadi untukku gelar tidak terlalu istimewa penempatannya. contohnya, di surat lamaran pekerjaanpun, di kolom tandatangannya, aku cuma menuliskan namaku thok, “Bayu Tetra Vidia”. tanpa embel-embel titel didepannya. logikanya, di CV sudah panjang lebar diterangkan background pendidikan yang memperjelas gelar apa yang aku peroleh, jadi untuk kembali melakukan penegasan di depan nama, sepertinya melakukan pengulangan yang tidak perlu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku jadi teringat sebuah kejadian waktu aku masih bekerja dulu. aku mendapat e-mail dari bekas teman SMA ku yang mengabarkan kalau dia akan melangsungkan pernikahan. e-mail itu sekaligus undangan untuk semua teman yang menerimanya. ada yang menggelitik hatiku ketika membaca undangan lewat e-mail itu. waktu e-mailnya aku reply untuk menanyakan calonnya, temanku itu dengan tegas mengabarkan bahwa calon istrinya adalah drg. Rini, jadi kira-kira beritanya waktu itu seperti ini : akan menikah Ir.Ronny dengan Drg.Rini. geli sekali hatiku membacanya. makanya e-mail itu aku balas dengan super cepat. isinya seperti ini : “selamat untuk kedua calon mempelai, Ir. Ronny dan Drg. Rini, Wass, Ir. Bayu Tetra Vidia.”&lt;br /&gt;dan itu kali pertamanya aku mencantumkan gelar didepan namaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;untungnya aku memiliki suami yang seprinsip denganku masalah pemahaman sebuah gelar, makanya diundangan perkawinan kami pun, kami sepakat untuk tidak mencantumkan gelar masing-masing didepan nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berbeda dengan sebuah keluarga kenalanku, yang sangat mendewakan sebuah gelar. mungkin karena dibesarkan orang tua yang mempunyai gelar tinggi sehingga gelarnya kalau dituliskan, panjangnya akan melebihi panjang nama asli, makanya anak-anaknya juga terobsesi untuk meraih banyak gelar, dan menganggap keluarga mereka adalah klan keluarga elite terpelajar. entah diapa yang melantik mereka.&lt;br /&gt;sampai suatu ketika realita menjitak kepala mereka. anak pertama nya jatuh hati alang-kepalang dengan seorang yang tidak bergelar sama sekali. cinta mati sampai nekat untuk menikah, walau pun tanpa restu dari orang tua. berbagai usaha telah mereka lakukan untuk mencegah sebuah pernikahan yang akan mencorengkan aib di “klan Elite terpelajar” mereka. tetapi semua usaha tersebut gagal. pernikahan tetap berlangsung dengan rundungan rasa malu yang ditanggung semua keluarga. padahal, tak ada orang yang peduli dengan status menantu meraka. mungkin ada beberapa yang sengaja bertanya untuk sekedar sengaja membuat malu mereka dengan status elite yang mereka gondol-gondol selama ini. tapi itu cuma beberapa. selebihnya, tak peduli dan masa bodoh, karena bukan urusan mereka juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin dulu aku terlalu sengit menilai orang yang terlalu mendewakan sebuah gelar.  setelah aku pikir, perbedaan orang yang mendewakan gelar dengan orang yang menganggap gelar sebuah kewajaran, mungkin sama sederhananya dengan perbedaan pilihan kita ketika memilih aneka pilihan kopi di starbuck. sewajar banyaknya pilihan yang berbeda, sehinga sebenarnya tidak perlu dibahas kenapa seorang lebih memilih ice coffee dibanding frappucino………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-9010547668193899305?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/9010547668193899305/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=9010547668193899305' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/9010547668193899305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/9010547668193899305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/catatan-tentang-sebuah-gelar-kebanggaan.html' title='Catatan Tentang Sebuah Gelar Kebanggaan…………'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7908282482780183850</id><published>2008-10-11T15:52:00.001-07:00</published><updated>2008-10-11T15:52:41.050-07:00</updated><title type='text'>…Akhir pembalasan Dendam….</title><content type='html'>Ternyata perlu waktu yang lumayan lama untuk menyembuhkan hati. Proses penyembuhan yang Cuma bisa dilakukan dan ditangani sendiri oleh yang punya hati . Tidak bisa dokter, apalagi orang lain yang tidak memahami. Proses panjang dan lama, yang memakan banyak sekali renungan, rintihan, air mata, dan terakhir, kepasrahan. Yang paling parahnya, luka hati tidak sama dengan luka di tangan atau di muka, yang bisa terlihat, dan orang akan paham, oh…tangannya  luka,  atau o,…mukanya baret..!&lt;br /&gt;Luka di hati Cuma bisa dirasakan dan dinikmati sendiri sensasi perihnya. Kalian pernah merasa dikhianati ??&lt;br /&gt;di khianati oleh sahabat dekat yang selama ini sudah dianggap rekan sejiwa, teman berbagi dalam suka dan duka ??&lt;br /&gt;rasanya, hati ini tidak akan terlalu berdarah kalau bukan rekan sejiwa yang mengkhianati. Sadisnya, dia tidak merasa telah mengkhianati, apalagi melukai.&lt;br /&gt;Apa dia tidak bisa mengkaji makna dari “mengkhianati ?”&lt;br /&gt;Dan setan pun mengambil posisi, dia mulai mengipasi. Membuat panas hati yang jelas-jelas telah terbakar. Setan membisiki… “aku tidak pantas untuk dikhianati !”&lt;br /&gt;Terjadilah perang batin itu. Perang untuk mempertahankan prinsip diri, atau berubah untuk sebuah pembalasan dendam, yang mungkin bisa untuk sekedar menyembuhkan kekecewaan hati.&lt;br /&gt;……….&lt;br /&gt;Bergulat…&lt;br /&gt;Berdebat…&lt;br /&gt;Dan aku kalah..&lt;br /&gt;………..&lt;br /&gt;Semuanya telah terbalas persis seperti apa aku merasa dilukai. Tuntas, bahkan dengan porsi ganda plus embel-embel yang aku tambahi sendiri. Pembalasan yang aku lalukan dengan membuang semua kenangan dan perasaan bersalah yang masih berusaha mencegah dan menghalangi.&lt;br /&gt;Dan, apakah aku telah merasa impas ?? apakah hati ku telah sembuh dan lukanya telah kering? Apakah hatiku telah puas dengan segala pembalasan yang telah aku lakukan ??&lt;br /&gt;Aku tidak tahu. Sepertinya hatiku masih sama rapuhnya. Masih sakit jika disenggol kenangan tentang pengkhianatan itu. yang berubah adalah, telinga ku tidak pernah absen mendengar suara tawa setan yang terbahak-bahak, yang tertawa dengan puas, karena dia merasa telah menjadi pemenangnya………..,,!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7908282482780183850?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7908282482780183850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7908282482780183850' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7908282482780183850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7908282482780183850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/akhir-pembalasan-dendam.html' title='…Akhir pembalasan Dendam….'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-8543586321028960946</id><published>2008-10-11T15:51:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T15:52:04.124-07:00</updated><title type='text'>Sop Ceker di Surga….</title><content type='html'>Punya dua anak, biarpun berasal dari benih dan keluar dari rahim yang sama, ternyata mempunyai sifat dan kesukaan yang benar-benar berbeda.&lt;br /&gt;Havi, anak pertamaku, sangat suka membaca, penasaran dengan hal-hal yang belum dia mengerti, punya keingintahuan yang tinggi, cerdas, tetapi paling tidak suka jajan apalagi ngemil.&lt;br /&gt;berbeda dengan adiknya Zora. Zora tidak suka membaca (belum bisa membaca sebenarnya, tapi tidak tertarik sama sekali dengan buku), hobi berdandan, senang berteman, Cerdas juga, dan untuk masalah jajan dan ngemil, dia nomer satu. untuk menu makananpun, Zora punya banyak menu favorit. dan yang paling dia suka adalah, menu sop ceker ayam yang direbus dengan wortel dan daun bawang.&lt;br /&gt;seperti siang itu, disaat aku dan Havi sedang diskusi, Zora sedang menikmati menu makan siangnya. sop ceker ayam. Havi saat itu bertanya kepadaku : apa itu surga ? dan apa itu neraka ?&lt;br /&gt;hmm, pertanyaan sulit untukku, karena harus menjelaskannya kepada anak umur enam tahun. tapi dengan panduan buku ” Pendidikan Agama Islam ” untuk kelas satu sekolah dasar, aku mencoba menjelaskan kepadanya.&lt;br /&gt;dengan referensi dari buku itu, aku menjelaskan, bahwa neraka itu adalah tempat yang dijanjikan Allah untuk orang-orang yang tidak beriman dan bertaqwa kepada allah. di neraka itu juga nantinya semua perbuatan jahat kita didunia akan mendapat balasannya.&lt;br /&gt;sedangkan surga adalah tempat yang juga telah dijanjikan Allah khusus untuk orang-orang yang beriman kepada allah, dan mengerjakan amalan shaleh.&lt;br /&gt;..di surga terdapat sungai-sungai yang dialiri susu dan madu…&lt;br /&gt;“aku doyan susu dan madu..!!”  sela Zora&lt;br /&gt;..di surga terdapat beraneka buah-buahan yang manis…&lt;br /&gt;“aku doyan buah…!! kembali Zora menyeletuk&lt;br /&gt;..di surga nanti, apapun yang kita inginkan akan tersedia…&lt;br /&gt;“apa pu Ma..??”  kali ini Havi yang bertanya.&lt;br /&gt;iya, itu sudah janji Allah jelasku.&lt;br /&gt;dan sekali lagi dengan mulut penuh nasi dan ceker ayam zora menyela..&lt;br /&gt;” Ma, tapi di surga ada sop ceker juga gaa…??”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-8543586321028960946?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/8543586321028960946/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=8543586321028960946' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8543586321028960946'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8543586321028960946'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/sop-ceker-di-surga.html' title='Sop Ceker di Surga….'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-5003891247907564461</id><published>2008-10-11T15:50:00.002-07:00</published><updated>2008-10-11T15:51:24.725-07:00</updated><title type='text'>Indovision Vs Astro Vs Aora TV</title><content type='html'>Dirumah, aku dibikin pusing dan jengkel setengah mati, dengan persaingan antar TV kabel. Kalo mau ngomong “dulu” sewaktu Indovision masih merajai persaingan TV kabel, sama sekali tidak ada masalah dengan perTVkabelan. kompromi ku dengan suami dan anak-anak juga tidak masalah. channel kartun untuk anak-anak, channel AFC untukku, dan Channel sports untuk suamiku. beres. channel sports yang ditawarkan pun lengkap. mulai Tenis seri Master,Wimbledon,prancis open dan turnamen-turnamen tenis lainnya tersedia. untuk urusan bola juga tidak kalah. Liga Inggris yang merupakan minat utama suamiku, tersedia beserta liga-liga tambahan lainnya.&lt;br /&gt;masalah mulai ada, semenjak Astro memperoleh hak monopoli penyiaran Liga Inggris. suamiku dengan ganasnya memarahi petugas Call Centre Indovision, gara-gara Indovision tidak memberitahukan kepada pelanggannya, masalah hak monopoli penyiaran Liga Inggris yang dipegang oleh Astro. dan malam itu juga Indovision di “terminated” oleh suamiku secara sepihak. tanpa meminta pendapatku, apalagi pendapat anak-anak.&lt;br /&gt;aku masih bisa sabar.&lt;br /&gt;suamiku langsung menghubungi teman main tenisnya yang kebetulan seorang “petinggi” di Astro. dan simsalabiim..!! besok subuh-subuh petugas Astro sudah datang menenteng parabola mungil dan memasangkannya persis disebelah parabola mungil Indovision.&lt;br /&gt;dan tanpa harus melewati antrian, pagi itu juga siaran Astro sudah bisa dinikmati dirumahku. Suamiku tersenyum puas. Anak-anak juga senang, karena tidak bermasalah dengan channel kartunnya. tinggal aku yang kehilangan channel kesayanganku. Good Bye, my dearest channel, AFC…!!&lt;br /&gt;iseng-iseng aku bertanya ke suamiku : ” Pap, Parabola Indovision kapan mau diambil ??”. suamiku dengan santainya menjawab : “gak usah dipikirin mam, terserah petugasnya aja kapan mau diambil “.&lt;br /&gt;aku masih bisa tetap bersabar, walaupun dalam hati kecilku aku merasa itu mempengaruhi estetika keindahan pemandangan tembok belakang rumah.&lt;br /&gt;but,…what can I say..?? suami dan anak-anak senang, aku bisa apa lagi kalau tidak ikutan senang ??&lt;br /&gt;untungnya, 2 minggu kamudian petugas Indovisionnya datang membereskan property mereka. dan masalah estetika tembok belakang pun terselesaikan.&lt;br /&gt;dan, apakah masalahku selesai sampai disitu..?? yup..!! jawabnya tidak…!!&lt;br /&gt;masalah keduanya adalah, Astro tidak menayangkan Liga Champion, karena hak siarnya dipegang oleh Indovision.&lt;br /&gt;suamiku kebakaran jenggot lagi. Liga Inggris masih berjalan, sementara Liga Champion akan ditayangkan. dengan bermanis-manis dia membujukku untuk kembali berlangganan Indovision. Berlangganan Indovision, plus Astro maksudnya.&lt;br /&gt;aku merasa itu sangat berlebihan sebenarnya. biarpun dikata aku masih bisa menghandle penambahan TV langganan, tapi berlangganan 2 TV kabel sekaligus, tetap merupakan pemborosan untukku.&lt;br /&gt;tapi sekali lagi aku mengalah, dan meluluskan permintaan suamiku. jadilah ada dua parabola mungil bertengger di tembok belakang rumahku. mengganggu estetika memang, tetapi setidaknya channel AFC ku kembali. aku anggap saja itu sebuah kompromi.&lt;br /&gt;tenang dengan 2 parabola mungil ditembok belakang, cuma bisa dinikmati sesaat. dengan berakhirnya Liga Inggris season ini, suamiku mulai kebat-kebit menunggu, TV kabel mana yang akan menayangkan Liga Inggris season berikutnya ?? apakah Astro lagi…, atau Indovision ?? dan jawabannya : tidak dua-duanya..!!&lt;br /&gt;Liga Inggris disiarkan oleh AORA TV, sebuah TV kabel baru, yang dengar-dengar adalah pecahan dari Astro. suamiku puyeng. aku deg-deg an menunggu keinginan suamiku berikutnya….&lt;br /&gt;dan…kejadian kembali berulang…&lt;br /&gt;dengan muka memelas suamiku minta ijin untuk berlangganan AORA TV. aku ingin marah sebenarnya, tapi dengan ketus aku bertanya : “Pap, emang kalo gak nonton Liga Inggris, kamu bakalan sakit ya..??”.&lt;br /&gt;dengan memelas suamiku menjawab : “Ya…, gak gitu mam,..Tapi rasanya ada yang kurang kalo gak nonton Liga Inggris..!!”.&lt;br /&gt;dan yang membuat tambah jengkel adalah, AORA TV, mengharuskan aku, sebagai pelanggan barunya untuk membayar dimuka, uang untuk berlangganan selama satu tahun..!!&lt;br /&gt;ck..ck…dengan cuma menawarkan 10 channel, dimana 2 channel TV lokal dan sisanya siaran olahraga, dia berani mematok harga 1.7 juta, dan dibayar dimuka..!!&lt;br /&gt;jengkel banget sebenarnya, tapi demi kesenangan suamiku tercinta, yang sudah bercapek-capek banting-tulang bekerja dari senin sampai jum’at, sepertinya angka sebegitu belum seberapa.&lt;br /&gt;ya, aku harus berpikir dengan pola demikian, untuk menghindari keluarnya makian kata-kata kasar dariku untuk petugas AORA….ha.ha.&lt;br /&gt;dan jadilah tembok belakang rumahku, kedatangan penghuni barunya. tambahan anggota, sebuah parabola mungil lagi, yang sangat jelas dicat ulang, dengan bacaan Astro samar-samar terlihat dilempengannya.&lt;br /&gt;selamat tinggal masalah Estetika pemandangan tembok belakang….&lt;br /&gt;satu pelajaran penting lagi yang bisa aku dapat : ” hidup dengan pasangan, kalau ingin tenang, harus pintar-pintar berkompromi. pola berfikirpun harus disesuaikan dengan keadaan. kalau tidak demikian, mau dibawa kemana hubungan itu…??”.&lt;br /&gt;masalah estetika tembok belakang, jadi tak berarti dibanding masalah kebahagian suami.&lt;br /&gt;sekarang, setiap aku kebelakang, pasti pandanganku akan selalu mengarah pada tiga sekawan parabola-parabola mungil itu. sepintas aku melihat kawanan parabola itu seperti kawanan hewan kurban diwaktu lebaran haji. tinggal menunggu waktu untuk “termination” berikutnya.  siapa yang akan diterminasi, tergantung kepada hasil kompetisi para pemiliknya.&lt;br /&gt;Dan baru saja aku mendapati suamiku senyum-senyum bahagia sewaktu mengirimkan SMS di ponselnya. setelah aku baca, ternyata SMS itu dikirimkan kebeberapa teman karibnya. Isinya singkat saja : “Ingin nonton Liga Inggris ?? datang aja kerumah..!!”&lt;br /&gt;Ampuunn…..!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-5003891247907564461?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/5003891247907564461/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=5003891247907564461' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/5003891247907564461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/5003891247907564461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/indovision-vs-astro-vs-aora-tv.html' title='Indovision Vs Astro Vs Aora TV'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-796747864524529572</id><published>2008-10-11T15:50:00.001-07:00</published><updated>2008-10-11T15:50:46.349-07:00</updated><title type='text'>Obat Pelangsing Paling Mujarab…</title><content type='html'>Paling sebal kalau ada yang bertanya : " Tetra kurus sekarang, minum obat apa ??"&lt;br /&gt;terus kalau dijawab : "gak minum obat apa-apa..", yang nanya akan langsung spontan bilang : "bohoong…!! kasih tau dong, minum obat apa ?"&lt;br /&gt;duh, ingin sekali rasanya marah, tapi, sabar…, cukup tersenyum saja, dan cepat-cepat berlalu. yang nanya begitu seharusnya tidak usah ditanggapi. tapi jangan sampai ada teman akrabku yang melontarkan pertanyaan yang sama, bisa kena bentakan galak nanti.&lt;br /&gt;coba berfikir sendiri saja sebenarnya, apa iya ada obat yang begitu ajaibnya, sehingga bisa menggerus lapisan lemak ditubuh dengan sebegitu mudahnya??&lt;br /&gt;kalau memang benar ada, banyak Gym yang bakal tutup mendadak. orang tak perlu lagi susah payah menguras keringat mereka di gym, cukup telan satu butir obat, dan tara…!! lingkar pinggang langsung akan berkurang 2 cm.&lt;br /&gt;pernah pada satu hari, aku dihadapkan dengan pertanyaan yang sama : "Tetra kurusan, diet, apa minum obat ?"&lt;br /&gt;dengan serius aku menjawab : " gak diet, gak minum obat, cuma lagi banyak pikiran dan tertekan. alias makan hati.."&lt;br /&gt;dan tau jawaban mereka apa ? : "ah…bohong banget !!, orang seperti Tetra mau mikirin apa lagi ??"&lt;br /&gt;aku cuma bisa tersenyum kecut dan berlalu.&lt;br /&gt;lucunya mereka, diberi jawaban yang aktual dan benar-benar, aku dikatakan berbohong. mereka menginginkan jawaban yang mereka hendaki. mereka ingin aku menjawab :" ya, gue minum obat pelangsing, kalian mau coba..??"&lt;br /&gt;andai mereka menyadari kalo obat pelangsing paling mujarab, ya itu tadi. makan hati. makan hati dalam artian tertekan dan banyak pikiran tentunya, bukan makan hati beneran seperti makan gulai hati sapi.&lt;br /&gt;kalau tertekan, kita tidak akan berselera makan. laparpun tidak akan berani dekat-dekat. apalagi ditambah banyaknya urusan yang harus dipikirkan sendiri. jangankan makan, untuk sekedar ke kamar kecil untuk pipis pun malas.&lt;br /&gt;dan lagi mana ada manusia yang tidak punya masalah untuk difikirkan ?. lancang banget mereka bilang : "orang seperti Tetra mau memikirkan apa lagi.. ??"&lt;br /&gt;ya, banyak dong yang harus dipikirkan. namanya juga orang hidup. orang hidup kalo gak mikir, berarti kebo. dan jangan juga lancang berfikir kalo kebo gak mikir, barangkali aja ada kebo yang lagi tertekan seperti aku. banyak pikiran. pernah lihat juga kan ada kebo yang kurus ?.&lt;br /&gt;jadi kesimpulannya, kalau kalian mau kurus seperti aku. tertekan lah. banyak-bayaklah berfikir yang mumet-mumet, dijamin nanti akan kurus. tidak perlu lagi menanyakan obat apa yang paling mujarab untuk menguruskan badan, karena pertanyaan kalian itu sangat membosankan…!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-796747864524529572?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/796747864524529572/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=796747864524529572' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/796747864524529572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/796747864524529572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/obat-pelangsing-paling-mujarab.html' title='Obat Pelangsing Paling Mujarab…'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-8962002123844138740</id><published>2008-10-11T15:49:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T15:50:10.372-07:00</updated><title type='text'>Dim Sum dan teh China</title><content type='html'>Kemarin aku mendatangi lagi restoran Dim Sum favoritku. sekian banyaknya restoran yang menyediakan menu dim Sum, entah kenapa, rasanya restoran yang satu ini, prediketnya T.O.P dalam penilaianku. aku malas menyebutkan nama restorannya di blog ini, dengan alasan, aku tidak dibayar mereka untuk mempromosikan restoran mereka. ha ha. untuk petunjuk bagi kalian yang penasaran, kira-kira nama restorannya berarti "bagian timur". get the point ?? ah, sudah lah !!&lt;br /&gt;ritual ku saat menyantap dim sum, selalu disertai minuman teh china, yang diseduh di teko porselin agar terjaga temperaturnya. pesanan dim sum nya pun, selalu tidak berubah : Bapao ayam, siomay, bakso bening, lumpia sayuran, dan dua menu paling favorit terakhir adalah Tan Tart dan kue isi jagung manis. hmm..&lt;br /&gt;menyantap dim sum kemarin, secara tidak sadar mengetuk kesadaran hatiku. kenyataan sepele yang bisa mengubah drastis segala keadaan yang mengganjal hatiku selama ini. "kenapa aku tidak bisa seperti menu dim sum yang aku santap ini?". terserah mau memilih peran yang mana. mau jadi dim sumnya atau teh chinanya, itu bukan permasalahan inti, tapi faktor saling melengkapi antara keduanya yang paling penting untuk dikaji.&lt;br /&gt;manis legitnya Tan Tart, akan dinetralisir dengan rasa pahit teh china dengan aroma melati.&lt;br /&gt;pedas Bapao ayam dilidah, akan diredakan dengan satu tegukan hangat teh yang aromanya bisa menenteramkan.&lt;br /&gt;perpaduan keduanya yang menimbulkan sensasi puas,hangat,serta rasa kenyang yang merupakan inti penyantapan.&lt;br /&gt;ya, kenapa aku tidak bisa seperti menu dim sum favoritku ??&lt;br /&gt;selama ini aku terlalu sibuk menghitung recehan koin ketidakpuasan dan ketidakberuntunganku, sementara, aku melupakan tumpukan deposito kebahagian yang jumlahnya jauh mengalahkan jumlah koin yang sibuk aku hitung dengan keluh kesah.&lt;br /&gt;sepertinya aku harus lebih sering lagi mengunjungi restoran dim sum favoritku itu. untuk lebih bisa menikmati hangatnya racikan teh china dengan aroma melati, yang mungkin bisa lebih menghangatkan hatiku, yang selama ini aku pikir telah kehilangan jaket penghangatnya.&lt;br /&gt;itulah pentingnya memberikan waktu untuk diri sendiri, untuk bisa merenung, dan membaca apa yang sebenarnya disampaikan oleh seperangkat menu dim sum dan teh china…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-8962002123844138740?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/8962002123844138740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=8962002123844138740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8962002123844138740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/8962002123844138740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/dim-sum-dan-teh-china.html' title='Dim Sum dan teh China'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7011807978537178922</id><published>2008-10-11T15:48:00.002-07:00</published><updated>2008-10-11T15:49:31.103-07:00</updated><title type='text'>Hakekat Pencarian Cinta….</title><content type='html'>Seorang teman dekatku selalu berkata, dia ingin segera menemukan cinta.&lt;br /&gt;cinta untuknya pribadi, dalam satu paket bernama pasangan jiwa. cinta yang akan memberikannya status, dalam catatan buku kecil berwarna coklat dan hijau tua.&lt;br /&gt;cinta yang selama ini dipertanyakan keluarga, dan teman sebaya, "kenapa belum bersua..??"&lt;br /&gt;andai dia tau sebenarnya hakekat cinta, dia tak kan kemana-mana mencarinya. cinta seperti paket yang diminta, akan datang dengan sendirinya. tanpa aba-aba, dan tanpa suara. datang disaat yang tak kan terduga. dan disaat itu nanti tiba, hatinya akan bertanya-tanya " apakah memang cinta seperti ini yang dia minta?"&lt;br /&gt;rumus cinta memang tidak ada, atau tak ada orang yang mampu merumuskannya. cinta bulat utuh seperti yang aku punya pun, masih terkadang terasa hampa. itu lah cinta. dia tak bisa digenggam atau dipenjara. cinta juga tidak suka dipelihara. cinta akan berkelana dengan sendirinya. sampai dia merasa penat, dan berhenti disuatu tempat, dan itupun tak kan lama.&lt;br /&gt;cinta akan kembali mengembara, karena begitulah sifat cinta.&lt;br /&gt;dan, untuk temanku yang mendamba cinta,…&lt;br /&gt;jangan terlalu keras mencarinya. cintalah yang akan menemukan tempatnya. karena sedemikian hakekatnya…!!&lt;br /&gt;…untuk teman baikku yang sedang pusing mencari cintanya…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7011807978537178922?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7011807978537178922/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7011807978537178922' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7011807978537178922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7011807978537178922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/hakekat-pencarian-cinta.html' title='Hakekat Pencarian Cinta….'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-4506892068545048312</id><published>2008-10-11T15:48:00.001-07:00</published><updated>2008-10-11T15:48:51.728-07:00</updated><title type='text'>R . I . N . D . U</title><content type='html'>Pernahkah kalian merasakan rindu..??&lt;br /&gt;rasa rindu yang menoreh-noreh hati,&lt;br /&gt;yang membuat perih dan menyesakkan dada ??&lt;br /&gt;Rasa rindu yang bisa membuat tersengal-sengal menangis, karena tau pasti, rindu itu tak bakal terobati..&lt;br /&gt;tak kan pernah lagi aku melihat siluetnya duduk, menekuri al-Quran dipangkuannya..&lt;br /&gt;tak kan pernah lagi ku dengarkan gumaman lembutnya yang menenteramkan hati, dikala mengaji..&lt;br /&gt;tak kan pernah lagi aku mendengar getar parau suaranya, memanggil dan menasehati..&lt;br /&gt;tak kan pernah lagi aku merasakan lembut tangan keriputnya yang selalu hangat kala digenggam..&lt;br /&gt;tak kan pernah lagi aku bisa mencium pipi kisutnya, sekedar mengungkapkan sayang..&lt;br /&gt;bahkan, untuk sekedar melihat wajah dan senyumnya, aku tak kan pernah bisa lagi..&lt;br /&gt;kenyataan itu yang sering membuat aku menangis tergugu..&lt;br /&gt;sedih merana, sampai rasanya hatiku luka-luka..&lt;br /&gt;aku ingin anak-anakku nanti, mengenang diriku, seperti aku mengenang Amak.&lt;br /&gt;dengan kenangan sayang, kenangan sarat dengan memori kehangatan.&lt;br /&gt;kenangan yang bisa mengharu-biru, dan membuat rindu tergugu..&lt;br /&gt;tugas berat untuk ku…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-4506892068545048312?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/4506892068545048312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=4506892068545048312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4506892068545048312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/4506892068545048312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/r-i-n-d-u.html' title='R . I . N . D . U'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-3841495514721843355</id><published>2008-10-11T15:47:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T15:48:09.708-07:00</updated><title type='text'>Ketika Cinta sudah Tak Terlalu</title><content type='html'>Ketika cinta sudah tak terlalu,&lt;br /&gt;Panggilan sayang terucap hanya karena kebiasaan,&lt;br /&gt;melayani hanya karena kewajiban,&lt;br /&gt;ciuman dikening menjadi tawar tanpa rasa,&lt;br /&gt;Menelepon tak lagi karena rindu, hanya sekedar basa-basi,&lt;br /&gt;Obrolan menjadi mengambang tak berisi,&lt;br /&gt;Sabtu-Minggu tak lagi menjadi hari yang dinanti-nanti,&lt;br /&gt;Kebersamaan hanya berupa peran yang harus dilakoni,&lt;br /&gt;Kalau cinta sudah tak terlalu…&lt;br /&gt;Satu gambaran melintas di kepala,&lt;br /&gt;Bayangan sebuah tomat segar yang telah dipetik dari tangkainya,&lt;br /&gt;Tinggal menunggu waktu,&lt;br /&gt;menjadi kering,&lt;br /&gt;kisut,&lt;br /&gt;dan busuk tak termanfaatkan,&lt;br /&gt;Betapa sia-sia….&lt;br /&gt;Betapa sia-sia melakoni hidup yang cintanya sudah tak terlalu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-3841495514721843355?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/3841495514721843355/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=3841495514721843355' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3841495514721843355'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/3841495514721843355'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/ketika-cinta-sudah-tak-terlalu.html' title='Ketika Cinta sudah Tak Terlalu'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-820896745780323309</id><published>2008-10-11T15:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T15:47:22.879-07:00</updated><title type='text'>Seandainya aku Bisa,……….</title><content type='html'>Seandainya bisa, aku ingin kembali menjadi anak kecil.&lt;br /&gt;Polos, lugu, ceria, tanpa beban.&lt;br /&gt;menjadi anak kecil, akan membuat segala tindakan yang dilakukan tanpa bahasan. karena dikepala orang dewasa, memang begitulah polah anak kecil.&lt;br /&gt;mereka bisa memberengut tanpa harus memikirkan apa pikiran orang yang melihatnya sedang memberengut.&lt;br /&gt;mereka bisa menghentak-hentakan kaki dengan geram, tanpa peduli dengan reaksi orang disekelilingnya.&lt;br /&gt;mereka bisa marah-marah, berteriak, tanpa harus menahan emosi dan suara, biar marahnya tidak diketahui orang lain&lt;br /&gt;mereka bisa membanting pintu sekencang-kencangnya, masa bodoh dengan pikiran orang rumah yang mendengarnya.&lt;br /&gt;mereka bisa menangis sejadi-jadinya, tanpa harus khawatir mata menjadi merah dan bengkak, dan dipertanyakan orang.&lt;br /&gt;menjadi orang dewasa, sungguh sangat berat,…….&lt;br /&gt;tidak bisa seenaknya memberengut, karena khawatir nanti mertua&lt;br /&gt;bertanya-tanya "ada apa dengan Tetra ?"&lt;br /&gt;tidak bisa seenaknya menghentakan kaki, karena malu kalau nanti ada yang kebetulan melihat.&lt;br /&gt;tidak bisa seenaknya marah dan berteriak sekencang-kencangnya, karena khawatir nanti Havi dan Zora akan bertanya-tanya "ada apa dengan Mama?"&lt;br /&gt;tidak bisa seenaknya membanting pintu dengan jengkel, karena khawatir nanti para pembantu akan bertanya-tanya "ada apa dengan Ibu?"&lt;br /&gt;tidak bisa seenaknya menangis meraung-raung sejadi-jadinya, karena khawatir nanti mata menjadi merah dan bengkak dan semua orang akan bertanya-tanya "Tetra punya masalah apa sebenarnya ?"&lt;br /&gt;hmm,…&lt;br /&gt;mungkin karena banyak faktor tadi, banyak orang dewasa yang menjadi stress dan tertekan, serta mencari pelarian untuk pelepasan ganjalan di dada mereka.&lt;br /&gt;tetapi untukku, aku tidak akan berlari kemana-mana…&lt;br /&gt;aku akan berhayal saja, seandainya saja aku bisa…………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-820896745780323309?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/820896745780323309/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=820896745780323309' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/820896745780323309'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/820896745780323309'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/seandainya-aku-bisa.html' title='Seandainya aku Bisa,……….'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-916085169629862612</id><published>2008-10-11T15:45:00.002-07:00</published><updated>2008-10-11T15:46:38.795-07:00</updated><title type='text'>Allah,…beri kemudahan jalan pulang untuknya…</title><content type='html'>Melihat Amak, terbaring diam bisu, tanpa reaksi dan dipasangi bermacam selang infus, sungguh sangat memilukan hati. Dia, perempuan perkasa yang selama ini pantang dirawat dirumah sakit, kali ini tidak bisa untuk sekedar berkata “ Amak ingin pulang kerumah..!!“ seperti kala terakhir dia di rawat di rumah sakit. Dia Cuma bisa pasrah, karna dokter memvonisnya sedang Deep Coma. Amak, orang yang selama ini selalu ada untuk ku dan ke tiga orang kakak perempuanku. Dia yang selama ini menghapuskan air mata kami dikala kami sedih, membesarkan hati dikala kami kecewa, dan bahkan dia yang selalu mengingatkan kami untuk menginjak dunia dikala sedang melayang-layang jatuh cinta. Dia yang selalu tau suasana hati kami. Sedih-senang, kecewa-bahagia, dia akan tau tanpa kami bercerita. Dia lah yang telah membesarkan kami, Dalam didikannya, kami berempat menjadi wanita-wanita yang juga mewarisi sifat perkasanya Amak lah orang yang sangat terkait secara emosi dengan aku pribadi. Dia yang dengan sabar menghadapi kenakalan masa kecilku. mengurut dada menghadapi kekurangajaran masa remajaku. berada disampingku, membela mati-matian, dikala semua orang menentang pernikahanku, menemaniku disaat aku takut tidur sendirian saat suamiku bertugas. Memberikan solusi “kuno“ disaat aku kebingungan menghadapi anak sakit. Menjaga anak-anakku ketika aku pergi. Begitu berartinya peran amak, yang sayangnya aku baru menyadari ketika melihatnya sudah tidak berdaya seperti sekarang. Amak…. Tit tidak putusnya berdo’a untuk amak, semoga amak diberikan Allah apa yang menurut Allah terbaik untuk amak. Semoga Allah memudahkan jalan amak untuk pulang kembali kepadaNya. Semoga apa yang amak alami sekarang merupakan jalan Allah untuk menghapuskan dosa, membersihkan amak dari segala yang memberatkan amak nantinya. Berbaik sangka ya, Mak… Allah maha pengasih maha penyayang. Sayang Allah pada amak pasti melebihi sayang kami kepada amak. Kalau memang sudah saatnya Amak pulang, Tit rela dan akan ikhlas. Semoga, dengan tidur diamnya amak sekarang, Amak telah mencium bau wangi surga, karena Allah sedang menyiapkan tempat yang baik untuk Amak di sisiNya…… Amien…………&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-916085169629862612?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/916085169629862612/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=916085169629862612' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/916085169629862612'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/916085169629862612'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/allahberi-kemudahan-jalan-pulang.html' title='Allah,…beri kemudahan jalan pulang untuknya…'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-6728109767424019945</id><published>2008-10-11T15:45:00.001-07:00</published><updated>2008-10-11T15:45:51.994-07:00</updated><title type='text'>betapa aku sangat bodoh…..!!</title><content type='html'>Tetra,&lt;br /&gt;kalau aku boleh tertawa, aku akan terpingkal-pingkal sampai sakit perut, berguling-guling menertawakan kamu.&lt;br /&gt;kalau aku boleh mencibir, aku akan mendowerkan bibirku sedower-dowernya bibirku sanggup untuk dower, untuk mencelamu.&lt;br /&gt;kalau aku boleh, aku akan menggoyangkan jari menirukan rambut keriting untuk mengungkapkan " kasiaaaaan……!!" untuk kamu&lt;br /&gt;kalau saja aku bisa tiba-tiba muncul dihadapanmu, aku akan menyeringai lebar dan berkata " kena batunya kamu sekarang ??"&lt;br /&gt;mana keyakinan yang selama ini kamu usung ??&lt;br /&gt;kemana perginya rasa percaya diri yang sangat kuat memancar dimukamu, sampai menyilaukan mata orang yang memandang ??&lt;br /&gt;mana senyum pongahmu, yang selalu kau berikan kepada orang-orang yang bertangisan mencurahkan isi hatinya kepadamu ??&lt;br /&gt;kemana perginya kerlingan mata yang selalu kau berikan pada ku ??&lt;br /&gt;kemana ??&lt;br /&gt;seharusnya kamu berpikir Tetra,…&lt;br /&gt;tak akan ada yang sempurna didunia ini. tidak kamu, tidak juga dia.&lt;br /&gt;yang harus kamu lakukan adalah bersujud dengan khusu’. meminta ampunan kepada Allah, atas segala rasa yang bertengger pongah dihatimu selama ini.&lt;br /&gt;kalau kamu berfikir ini adalah teguran, kamu salah…&lt;br /&gt;ini semua adalah hukuman.&lt;br /&gt;teguran-teguran Allah sudah banyak yang kamu abaikan selama ini. Allah telah bosan menegurmu.&lt;br /&gt;kini saatnya dia memberimu hukuman.&lt;br /&gt;bersyukurlah Tetra,….&lt;br /&gt;Allah memberimu hukuman ringan. jangan kamu terlalu tersedu.&lt;br /&gt;hapus air matamu, berwudhu’, kuatkan hatimu untuk menghadapNya. tumpahkan segala duka-lara hatimu hanya kepadaNya. cuma Dia tempat kamu bisa mengadu, mohon ampun dan berserah diri.&lt;br /&gt;sudahlah,&lt;br /&gt;tak ada gunanya aku mencibir-cibir dihadapan kamu. badan ku sudah basah kuyup,berkeringat karena berguling-guling menertawakan kamu. sekarang aku jadi jatuh kasihan kepada kamu.&lt;br /&gt;semoga kamu bisa menjadikan ini semua pelajaran.&lt;br /&gt;ambil hikmahnya, buang rasa pahitnya.&lt;br /&gt;aku mau permisi dulu.&lt;br /&gt;aku akan datang lagi nanti, disaat kamu sudah tidak butuh aku.&lt;br /&gt;aku akan datang, walau kamu tak pernah tau….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-6728109767424019945?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/6728109767424019945/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=6728109767424019945' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6728109767424019945'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/6728109767424019945'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/betapa-aku-sangat-bodoh.html' title='betapa aku sangat bodoh…..!!'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-2640630117736182731</id><published>2008-10-11T15:43:00.000-07:00</published><updated>2008-10-11T15:44:54.184-07:00</updated><title type='text'>Kalau “Super Mom” harus Opname</title><content type='html'>Setelah deman tinggi tiga hari berturut-turut, dan setelah memeriksakan darah di lab atas anjuran dokter, keputusannya, aku harus diopname dirumah sakit. Duh, gawat kuadrat kalau sudah begini. Untung aku tidak nekat menyetir mobil sendiri kerumah sakit, masih mau diantar sama pak Eeng yang setianya dapat ajungan dua jempol. Proses untuk opnamenya saja, aku yang mengurus sendiri. Pilih-pilih kamar perawatan sendiri, isi-isi form sendiri, sambil menenangkan suami ku yang khawatir, yang panik, dan bawaannya menelpon melulu, tambah merepotkan aku. Dan moment yang paling lucu, saat aku menjaminkan diri sendiri untuk rumah sakit. Tapi waktu itu aku tidak sempat tertawa memikirkan lucunya. Yang ada aku kalut. Memikirkan anak-anak gimana? suami gimana? Rumah gimana? Yang mengantar sekolah Havi siapa? Yang menidurkan Zora siapa?. Kalut. Dan kepalaku makin nyut-nyut.&lt;br /&gt;Setelah masuk kamar perawatan, sendiri, dengan kepala yang masih nyut-nyut hebat dan demam tinggi, aku berusaha untuk mengkoordinir keadaan. Hape langsung terasa mamfaatnya disaat begini. Yang pertama, telpon kerumah, mengabarkan pada kedua asistenku, kalau aku gak bakal pulang 3-4 hari ini, karena harus dirawat. Nanny nya anak-anak langsung kaget, tapi langsung cepat tanggap. Dan masih sempat bilang “ tapi bu, susu Zora habis, yang biasa ngantar susu belum telepon “ duh, masalah susu nambah kepala ku nyut-nyut. Yang kedua, telpon ibu gurunya Havi. Mengabarkan kalau Havi mungkin tidak dapat masuk sekolah beberapa hari. Secara supirnya harus opname, gimana bos nya mau masuk sekolah coba ??. yang ketiga, dan dengan sisa tenaga dan kekuatan, menelpon kakak-kakakku. Ini penting. Kalau sempat lupa mengabari, bisa kena semprot nanti. Beres telepon-telepon, kepalaku makin berat, demamku makin tinggi, pipiku terasa membara.&lt;br /&gt;     Setelah diukur suhu dan pasangi infus yang berisi antibiotik dan obat turun panas, aku baru agak mendingan. Tadinya suhu badanku mencapai 39.5 °C. Diagnosa sementara. Gejala Tifus. Ah,..kalau yang satu ini emang langganan waktu kost di Bandung dulu. Empat tahun kost, 3 kali dapat gejala Tifus. Rekor. Kalau MURI tau, mungkin rekor ku akan dicatat. Demam turun bukan berarti kondisiku lebih enakan. Serangan batuk kering yang menekan dadaku terasa sangat menyiksa dan melelahkan. Masih jam satu siang, anak-anak sudah makan belum ya ??.&lt;br /&gt;Hari ini suamiku berjanji akan pulang cepat dari kantor. Untuk mengecek anak-anak, dan menemaniku. Dimeja sebelah tempat tidurku sudah tersedia menu makan siang yang terlihat lumayan. Tersaji rapi diatas sebuah nampan. Tetapi setelah didekati, ternyata sepiring bubur nasi, sayur super bening, ayam bumbu kuning, tahu kecap, sepiring buah-buahan dan segelas air mineral. Demi melihat menu berupa bubur nasi, nafsu makanku langsung drop, tapi mengingat aku harus cepat sembuh demi anak-anakku, aku paksakan menyuap bubur pelan-pelan. Tidak ada rasanya. Cenderung pahit malah. Rupanya hantaman antibiotik dosis tinggi, telah menebalkan syaraf-syaraf perasa lidah ku. apa mau dikata ? makan harus habis. Biar bertenaga dan cepat pulih.&lt;br /&gt;     Setelah memaksakan makan menu yang memuakkan tadi, perasaanku bukannya bertambah baik, malah makin merana. Ada satu kesimpulan diotakku. Masuk rumah sakit yang menyenangkan Cuma masuk rumah sakit untuk proses persalinan. Biarpun proses persalinan itu sendiri, merupakan suatu drama horor yang penuh perjuangan dan rasa sakit, tapi setelahnya, lega. Nafsu makanpun meningkat. Ditambah pula menu makanan rumah sakit yang tinggi gizi dan padat kalori, untuk memacu produksi ASI. Sangat berbeda dengan menu orang sakit seperti sekarang. Aku jadi merindukan rasa sate Padang.&lt;br /&gt;Sore-sore suamiku datang. Dari kantor dia langsung kerumah sakit. Sekedar melihat dan memastikan kondisiku tidak mengkhawatirkan, dia langsung pulang kerumah untuk melihat kondisi anak-anak, dan berjanji akan kembali setelah magrib untuk menemaniku. Kentara sekali rasa khawatir campur cemas dimukanya. Kalau super mom, sudah harus diopname dirumah sakit, dia bisa mengandalkan siapa lagi ?. habis magrib suamiku datang lagi. Karena mungkin kecapek-an, jam setengah delapan dia sudah tertidur mendengkur di sofa bed.&lt;br /&gt;Jam delapan tepat kakak ku yang sulung datang bersama amak, nenekku tercinta. Kakakku datang membawakan jus buah kurma, dan ribut mendiagnosa kalau sebenarnya penyakitku ini bukan gejala tifus, tetapi demam berdarah. Super canggih. Lulusan fakultas ekonomi ini bisa lebih pintarnya dari dokter mendiagnosa penyakit. Demi menyenangkan hatinya dan menghargai usahanya membuatkan jus buah kurma untukku, aku minum saja jus buah kurma tersebut sampai habis, Sampai keluar suara srot-srot dari sedotan, pertanda tidak ada lagi cairan yang tertinggal digelas. Ternyata rasanya lumayan juga. Yang lucunya, waktu gelasku sudah kosong, kakakku buru-buru mengambil gelasnya dan memcucinya sampai bersih. Kenapa sih ? tanya ku. biar nanti perawatnya tidak banyak tanya dan banyak komentar katanya. Ha ha. Kurang pe-de juga ternyata dia dengan diagnosanya.&lt;br /&gt;Jam 9.15 malam kakakku dan amak pamit pulang. Demamku mulai meninggi lagi. Aku paggil suster untuk mengukur suhu badanku, agar diberi obat penurun panas. Peraturan dari dokternya, kalau suhu tubuhku sudah melebihi 39°C, baru obat turun panasnya akan ditambahkan. Tapi termometer si suster Cuma mencatat 38.7°C. aduh, cuma beda-beda tipis begitu akan pengaruh ?. coba kalau si suster disuruh untuk tidur dengan panas badan yang membuat pipi terasa terbakar, apa dia bisa ?. tapi suster muda itu tetap dengan pendiriannya, Mematuhi peraturan dokter. Tidak ada obat turun panas untukku.&lt;br /&gt;Karena jengkel, lima menit berikutnya aku pencet lagi bel untuk memanggil suster. Yang datang suster yang berbeda sekarang. Aku minta lagi dia periksa suhu tubuhku. Hasilnya ? 38.9°C !!. dengan pandangan memelas aku minta lagi dia memeriksa ulang suhu tubuhku. Dan akhirnya, termometer itu menunjukkan angka 39.1°C. Finally..!. dengan tersenyum simpul, si suster menyuntikkan obat turun panas untukku melalui selang infus. Selang 15 menit, efek obatnya mulai bekerja, dan mulai membuatku merasa nyaman dengan suhu tubuh yang mulai turun. Bisa tidur juga aku akhirnya.&lt;br /&gt;Pagi-pagi sekali sebelum sholat subuh, suamiku membangunkan. Dia minta izin pulang, sengaja dia pulang subuh-subuh agar tiba dirumah sebelum anak-anak bangun, biar mereka tidak begitu kehilangan.betapa repotnya.&lt;br /&gt;     Siang-siang sendirian di rumah sakit, aku jadi banyak berfikir. Pikirannya macam-macam.dari yang ringan-ringan sampai ke arah yang agak menakutkan. Sempat terlintas diotakku satu pertanyaan yang agak-agak seram, bagaimana kalau semisalnya aku tidak diberi umur panjang ?. pikiran selintas itu membuat aku merinding. Merinding memikirkan bahwa bekal yang akan ku bawa menghadap sang pencipta yang masih belum seberapa, juga merinding memikirkan bagaimana dengan anak-anak ku ? bagaimana Havi menjalani rutinitasnya nanti tanpa aku yang biasanya selalu menemani? apakah Zora akan merasa kehilangan aku, orang yang selalu ada untuknya untuk tempat dia bermanja-manja? Apakah suamiku bisa mengatasi semua yang berkaitan dengan anak-anak nanti? Sementara untuk urusan tetek bengek seperti kartu ATM pun, tak satu pun dia tau kombinasi angka PIN nya ? wah, gawat !&lt;br /&gt;Pikiran gila tadi, secara tidak langsung memacu semangatku untuk segera menuntaskan segala urusanku dengan rumah sakit. Perasaan melankolis yang sering datang, aku tepis jauh-jauh. Menu makan siang yang memuakkan pun, tak terlalu jadi masalah sekarang. Biar cepat segar lagi, apapun menu yang disodorkan akan aku sikat. Jam satu siang dokter datang untuk memeriksa kondisiku. Setelah dia berbasa-basi dengan stateskopnya, aku langsung bilang kalau aku sudah mendingan, dan minta di izinkan untuk pulang besok hari. “Kita liat sampai sore ini”, janjinya padaku.&lt;br /&gt;     Ternyata obat paling mujarab untuk seorang ibu dengan dua anak, Cuma satu, yaitu anak-anaknya. Cuma dengan memikirkan kemungkinan terburuk dampak untuk mereka, bisa mengalahkan pengaruh antibiotik yang paling canggih sekalipun. Secara ajaib panas tinggiku hilang. Makanpun biar tidak ada rasanya, tapi lahap. Segala susu, juice, pil dan tablet aku sikat. Sorenya selang infusku sudah dicabut. Aku tegaskan sekali lagi ke suster yang memeriksa, kalau aku mau pulang, besok. Malamnya suamiku datang menemaniku, aku sudah sehat. Aku sudah bisa berebutan channel TV. Aku bilang padanya kalau besok aku sudah bisa pulang. Dia langsung sibuk mengatur jadwal supir untuk menjemputku, tapi aku bilang, cukup tinggalkan saja mobil, dan aku akan pulang besok, menyetir sendiri, tidak udah diantar-antar supir. Bukannya belagak perkasa, tapi jarak antara rumah sakit dan rumahku Cuma enam menit menyetir. Alangkah sia-sianya supir datang jauh-jauh dari jalan Sudirman, Jakarta, untuk mengantarkan aku kerumah yang jaraknya Cuma enam menit. Jadi, besoknya setelah segala urusan administrasi rumah sakit selesai, aku pulang. Aku keluar dari rumah sakit, dengan rutinitas yang sama persis dengan saat ketika aku datang ke rumah sakit untuk di rawat. Isi-isi form sendiri, beres-beres kamar sendiri, dan pulang pun menyetir mobil sendiri. Tapi sekarang tidak ada secuilpun perasaan melankolis dihatiku. Yang ada perasaan bahagia karena akan segera bertemu dengan obat super mujarabku, yang sudah sangat rindu menungguku pulang kerumah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-2640630117736182731?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/2640630117736182731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=2640630117736182731' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2640630117736182731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/2640630117736182731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/10/kalau-super-mom-harus-opname.html' title='Kalau “Super Mom” harus Opname'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-188590024791167756</id><published>2008-08-05T17:27:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T17:28:03.393-07:00</updated><title type='text'>Untuk Seorang Suami di Luar Sana</title><content type='html'>&lt;span style="color:#006600;"&gt;Sudah seminggu lebih cuaca mendung dan hujan melulu. Biasanya,  Cuaca mendung dan hujan akan berbanding lurus dengan moodku. Dari dulu aku memang tidak suka hujan. Untuk ku, hujan  akan menciptakan suasana murung, perasaan malas, dan bawaannya ngantuk melulu. Satu hal lagi yang membuat aku tidak suka hujan, basah. Bingungkan ? Kalau hujan ya basah, itu sudah rumus bakunya. Tapi aku tidak suka.&lt;br /&gt;Yang menjengkelkan, kalo hujan, jemuran akan kering ala kadarnya. Aku tidak suka yang begini. Aku sukanya jemuran yang kering dengan garing, dan kalo dicium, akan sarat dengan aroma matahari yang hangat dan segar. Tapi kayaknya untuk beberapa bulan kedepan aku harus sabar-sabar sama cuaca. Mau bagaimana lagi ?&lt;br /&gt;     Sebenarnya point tulisanku bukan masalah cuaca, bukan juga masalah hujan, apalagi jemuran. Masalahnya kemarin.karena anak-anak masih libur sekolah, aku jadi tidak punya kegiatan. Seringnya iseng dan keluyuran sendiri. Kemarin kebetulan aku mampir ke carrefour, nyari makanan ikan, karena sudah dari kemarin ikan-ikan itu puasa. Waktu mengambil trolly, aku berpapasan dengan pasangan suami istri paruh baya, mungkin berumur sekitar 45 tahunan. Muka suaminya kecut sementara istrinya perparas memelas. Tak berapa lama aku kembali berpapasan dengan mereka dilorong kebutuhan rumah tangga. Aku dengar si suami berbicara keras pada istrinya, entah apa permasalahan mereka. Aku lewati mereka. Sampai ujung lorongpun aku masih mendengar bentakan-bentakan si suami kepada istrinya. Aku sempat berpikir, apa kesalahan si istri sampai suaminya marah sebegitu ??&lt;br /&gt;     Setelah belanja, aku sengaja mampir di kios DVD bajakan. Sudah jadi kebiasaanku untuk mampir di kios itu, mencari kalau-kalau ada film baru. Dilema juga. MUI pernah berfatwa bahwa membeli barang bajakan dikategorikan perbuatan haram. Tapi mau bilang apa. DVD bajakan selalu up to date judul-judulnya, murah dan dimana-mana ada. Siapa yang mau repot mencari rekaman DVD asli yang mahal dan harus menunggu minimal 3 bulan setelah filmnya tayang di bioskop?. Mungkin karena lagi sial, aku kembali bertemu dengan si suami yang marah-marah tadi. Sepertinya dia juga mempunyai hobi yang sama dengan ku. Istrinya entah dimana. Sewaktu si suami itu menanyakan sebuah judul film pada penjaga kios, aku kaget, tercengang, dan refleks menoleh padanya. Bukan kaget karena apa-apa, tapi aku kaget mendengar nada suaranya yang ramah dan lemah lembut. Betapa kontrasnya dengan nada bicaranya kepada sang istri tadi. Aku jadi eneg melihat muka sisuami itu.&lt;br /&gt;     Dalam perjalanan pulang aku masih memikirkan kejadian tadi. Betapa si suami tega berbicara keras dan membentak istrinya, sementara dengan orang lain yang entah siapa, dia mengeluarkan stok suara yang lembut, lemah gemulai. Aku jadi teringat suamiku sendiri. Suamiku yang biasa saja. Mukanya, biasa. Perawakannya, biasa. Sifatnya, biasa. Malah cenderung pendiam, pelupa, sering tulalit dan tidak romantis. Tapi, aku bersyukur bersuamikan dia. Pengalaman 7 tahun berumah tangga dengannya, tidak sekalipun dia berbicara keras kepadaku. Apapun perangaiku yang membuat dia kesal dan marah, dia akan memilih diam ketimbang mengasariku. Kalau berbicara kepadaku atau kepada anak-anak selalu disertai pandangan sayang.&lt;br /&gt;Jadi untuk para suami-suami diluar sana, ketahuilah. Istrimu adalah orang yang selalu berada di sisi mu. Melayani mu. Mengurus segala keperluan mu. Melahirkan anak-anak mu,  terlepas dari segala kekurangan yang dimiliki mereka. Perlakukanlah istri-istri mu dengan baik, hargai mereka. Pernahkan kalian para suami berpikir, bisakah kalian menjadi seperti sekarang, tanpa ada seorang istri disamping kalian ?.&lt;br /&gt;Dan untuk bapak yang entah siapa yang perpapasan denganku di kios DVD, Pak, muka ramah dan suara merdumu, yang kau peruntukkan untuk penjaga kios, seharusnya itu menjadi hak istrimu ! cobalah untuk lebih menghargai istri sendiri dibandingkan penjaga kios, yang tidak punya hubungan apapun dengan mu. Buka mata pak, sekarang tidak jamannya lagi lelaki selalu benar dan selalu berada diatas perempuan. Belajarlah untuk menmghargai istri sendiri pak. Salam dari saya, orang yang tak sengaja perpapasan di kios DVD.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-188590024791167756?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/188590024791167756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=188590024791167756' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/188590024791167756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/188590024791167756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/08/untuk-seorang-suami-di-luar-sana.html' title='Untuk Seorang Suami di Luar Sana'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-7516659169591446063</id><published>2008-08-05T17:23:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T18:14:38.851-07:00</updated><title type='text'>Andrea Hirata</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;color:#006600;"&gt;Sudah pernah membaca tetralogi novelnya Andrea Hirata ? kalau belum aku saran kan, bacalah. Kisah base on true story Andrea him self. Menceritakan pengalaman masa kecil Andrea di daerah Belitong ( Bangka Belitung ), yang melarat dan bersusah payah mendapatkan pendidikan. Dia memulai ceritanya dengan pengalaman dia saat pertama mendaftar disebuah Sekolah Dasar di daerahnya. Dinovel itu tidak ada keterangan persis tahun berapa kejadian yang dikisahkan tersebut. Tapi berdasarakan cerita dan penggalan-penggalan tokoh dan musik yang sedang tren, aku kira kisahnya antara tahun 1980 an. Tahun yang tidak jauh berbeda dengan ku pada saat memasuki jenjang Sekolah Dasar.&lt;br /&gt;Aku langsung membandingkan kisah Andrea dengan diriku sendiri. Aku langsung merasa risih. Betapa tidak bersyukurnya aku selama ini. Dimasa SD, aku bisa ngambek sejadi-jadinya dan mogok pergi sekolah Cuma gara-gara kaus kaki favoritku tidak bisa dipakai karena belum kering dijemur. Sementara dibelahan sana temannya Andrea yang bernama Lintang, harus ngengayuh sepeda kumbangnya yang kebesaran untuk ukuran tubuhnya sejauh 30km untuk bisa sampai disekolah. Dimasa SMA Aku sering cabut pelajaran sekolah untuk sekedar nongkrong-nongkrong dikantin tanpa rasa bersalah, sementara Andrea dan mungkin banyak lagi anak-anak diluar sana harus jadi kuli ngambat untuk sekedar bertahan biar bisa terus sekolah.&lt;br /&gt;Mungkin tidak diriku saja yang merasa tertampar mukanya membaca novel Andrea Hirata. Aku yang selama ini bisa dengan gampang mendapatkan pendidikan, dengan didanai dan disaranai penuh oleh orang tua, tanpa sadar menjadi pribadi yang berpikiran santai, yang berpikir bahwa pendidikan adalah hal yang sudah sewajarnya aku dapat, jenjang dari mulai Sekolah Dasar sampai Universitas, emang sebegitulah seharusnya dijalani. Ironis sekali.&lt;br /&gt;Aku tidak berkata bahwa aku tidak bersungguh-sungguh dalam menjalani pendidikanku. Aku serius. Bersungguh-sungguh juga. Tapi memikirkan betapa selama ini aku bisa dengan mulus mendapatkan pendidikan, tanpa harus mencari uang sendiri, bersusah payah sendiri, jadi merasa malu. Malu karena seharusnya aku masih bisa memberikan lebih dari hasil yang sekarang.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-7516659169591446063?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/7516659169591446063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=7516659169591446063' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7516659169591446063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/7516659169591446063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/08/andre-hirata.html' title='Andrea Hirata'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8737392217534686221.post-1830810048566744314</id><published>2008-08-05T17:18:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T17:26:39.757-07:00</updated><title type='text'>Jam dan Havi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:courier new;color:#006600;"&gt;Havi sudah mengerti “membaca” jam. Pertama kali aku menyadari kalo Havi udah melek jam, sempat bikin kagum. Dia sudah paham sampai hitungan menit dari perjalanan jam. Kalo sekarang ditanya jam berapa, dia akan langsung melongok jam dinding dan berteriak dengan pasti “jam 09.20”&lt;br /&gt;Gara-gara udah bisa membaca jam Havi sekarang sedikit lebih teratur dan mudah diatur. Jadwal nonton TV sore dari jam 16.00 – 18.30, selalu ditepati. Jam 18.25 biasanya dia sudah siap-siap pegang remote biar tepat jam 18.30, klik, TV langsung mati. Begitu juga dengan jadwal makan dan minum susu. Kalo sudah waktunya minum susu dan dia belum lihat aku menyiapkan susu , dia akan bertanya “ mama, kan jadwalnya minum susu sekarang?”. Pintar dan membanggakan memang.&lt;br /&gt;Tapi sekarang aku justru kena batunya. Setengah jam dari jadwal mengantar dia sekolah aku belum beres-beres, pasti langsung di protes dan disuruh cepat mandi. Telat menjemputnya disekolah lima menit saja dia akan manyun menunggu ku di gerbang sekolahnya. Kelamaan dikit di depan komputer, dia akan sok tuanya berkata “ mama tu udah dua jam lebih di depan komputer, nanti matanya bisa sakit lho,..!”. Yang paling parah kalo aku mau keluar rumah. Dia akan dengan serius bertanya mama kemana dan berapa lama. Pernah aku pulang telat satu jam dari janji ku padanya sebelum berangkat, pas aku sampai dirumah, dia sudah duduk diteras rumah dengan muka hampir menangis sambil memegang jam meja kecil. Begitu aku turun dari mobil dia berkata “ mama sudah bikin Havi khawatir, mama telat satu jam pulang kerumah. Havi pikir mama kecelakaan dijalan,dari tadi Havi terus berdoa biar mama selamat dijalan,...!!”.&lt;br /&gt;Duh,..satpam kecil ku itu ternyata begitu peduli dengan janji jam kedatangan ku. Dari satpam kecil itu juga aku belajar untuk selalu menepati janji, se sepele apa pun menurut ku janji itu. Janji adalah janji. Dan janji adalah hutang yang harus dilunasi.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8737392217534686221-1830810048566744314?l=tetra-punya-cerita.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/feeds/1830810048566744314/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8737392217534686221&amp;postID=1830810048566744314' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1830810048566744314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8737392217534686221/posts/default/1830810048566744314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tetra-punya-cerita.blogspot.com/2008/08/havi-sudah-mengerti-membaca-jam.html' title='Jam dan Havi'/><author><name>tetra</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11064898086577585073</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_lMkgSWmSzvQ/TCKeVT3-4VI/AAAAAAAAAA8/YmXX0CXlWgQ/S220/090424_065741.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
